Open House Sebagai Program Penyambutan Anggota Baru GCC UAD 2023

 

Open House Sebagai Program Penyambutan Anggota Baru GCC UAD 2023

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan mengadakan sebuah event Open House yang merupakan program dari divisi internal dengan tema “Menciptakan solidaritas tanpa batas guna wujudkan GCC yang erat, kompak, dan berkualitas’. Acara tersebut digelarr dengan konsep camping, dan dilaksanakan pada Sabtu-Ahad 17 – 18 juni 2023.

Open House tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara anggota dan pengurus GCC, serta menjadi salah satu bentuk kegiatan penyambutan untuk anggota baru. Acara ini diawali dengan sambutan dari Annisa Nursafitri selaku Ketua panitia dan Siti Amaliana Utari selaku Ketua Umum GCC UAD 2023. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai NSLSM oleh Nur Arya Alamsyah yang merupakan Ketua Divisi Internal GCC 2023 yang juga merupakan Alumni Delegasi NSLSM tahun 2022. Dalam acara Open House ada beberapa agenda menarik yang dilaksanakan, dihari pertama yaitu: pembukaan, FGD x Ramah Tamah, pentas seni, dan api unggun. Kemudian dihari kedua ada, senam pagi, fun games, colorfun, dan penutupan.

Dalam agenda FGD x Ramah Tamah ini merupakan program kerja gabungan antara divisi internal dan divisi riset dan keilmuan, dalam FGD x Ramah Tamah kali ini membawakan materi mengenai 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan diiringi dengan fun games mengenai materi yang dibicarakan sebagai program Ramah Tamah.

“Harapannya semoga kedepannya kita dapat berkontribusi dan saling bersinergi untuk menyebarluaskan dan mengupayakan keberlangsungan green kampus, dimulai dari diri kita dengan mengurangi penggunaan plastik, membawa tumbler minum, tas belanja dll kita upayakan baik disekitar kampus juga di masyarakat, kata ketua umum GCC Siti Amaliana Utari. Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan open house ini akan menjadi pengalaman yang bermanfaat dan berkesan bagi kita semua.”

“Depe salah seorang peserta Open House mengatakan bahwa Open House dapat menambah relasi, alhamdulillah mendapatkan matreri yang bermanfaat, dan kenangan yang tak terlupakan. Ia juga menambahkan pesan untuk Open House seperti, Gamesnya diasikin lagi, acara bisa lebih seru lagi, waktu dilaksanakan Open House harus lebih lama, dan untuk panitia semoga kedepannya lebih  baik lagi.”

 

Penulis:

Annisa Nursafitri

Ketua Panitia Kegiatan Open House

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Agenda Rutin GCC UAD, Focus Group Disscusion (FGD) Sebagai Wadah Guna Meningkatkan Pengetahuan dan Kemampuan Berpikir Kritis Mengenai Lingkungan

Focus Group Discussion x Ramah Tamah, Diskusi Indikator UI Green Matric dan Games Sambung Kalimat, Guna Meningkatkan Pengetahuan dan Kemampan Berpikir Kritis Mengenai Dampaknya Terhadap Lingkungan, Sekaligus Mempererat Hubungan Antara Para Pengurus dan Anggota GCC UAD 2023.

Pada Jum’at malam (9/6), Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema “UI Green Matric”, berkolaborasi dengan kegiatan GCC Ramah Tamah yang mengusung tema “Sambung Kalimat”, di Soto Duwok dan Nasi Bakar, yang bertempat di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini, dilakukan oleh para pengurus dan anggota GCC UAD 2023, dengan jumlah 24 orang.

Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini dimulai pukul 19.00 WIB, dengan dibuka oleh moderator FGD, yang kemudian mempersilakan pemateri FGD untuk memulai kegiatan. Kegiatan FGD dimulai oleh Dwi Herdila Cahyani Putri mahasiswa dari Fakultas Hukum Angkatan 2020, sebagai Pemateri. Kemudian pemateri FGD mempersilakan para pengurus dan anggota untuk mulai berdiskusi mengenai Indikator pada UI Green Metric (Infrastruktur, Energi dan Perubahan Iklim, Sampah, Air, Pendidikan dan Riset). Selama diskusi berlangsung, ada yang mengajukan pertanyaan, ada yang berpendapat, ada yang mengkritik, dan ada juga yang memberikan saran. Setelah FGD selesai dilakukan, moderator FGD menutupnya dan mempesilakan moderator FGD untuk mempersilakan moderator Ramah Tamah untuk memulai kegiatan Ramah Tamah. Kegiatan tersebut dimulai dengan sebuah permainan berupa Sambung Kalimat yang dilakukan oleh para pengurus dan anggota menggunakan cara tunjuk orang yang kemudian dilanjut kalimat yang sudah disebutkan sebelumnya. Setelah selesai, kemudian kegiatan ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini merupakan kolaborasi antara dua program yang telah direncanakan oleh GCC UAD, dimana FGD sendiri merupakan program yang direncanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai masalah lingkungan dan kondisi kampus, serta mencari solusi dari penyelesaian masalah lingkungan yang dibahas, dan GCC Ramah Tamah merupakan program yang direncanakan guna mempererat hubungan antara pengurus dan anggota GCC UAD. Selain itu, diharapkan kegiatan FGD x Ramah Tamah ini tujuan utama agar Ormawa engetahui bahwa GCC sedang berusaha untuk membuat kampus menjadi lebih hijau dan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis mengenai peduli lingkungan, sekaligus diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Moderator FGD dan moderator Ramah Tamah, Oktaviani Nur Istiqomah (Mahasiswa Hukum Angkatan 2021) dan Lusy Shafira Handayani (Mahasiswa Psikologi Angkatan 2021), menutup kegiatan ini dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam berpikir kritis mengenai kepedulian terhadap lingkungan, terutama mengenai Indikator UI Green Matric, serta dapat mempererat hubungan antara para pengurus dan anggota GCC UAD.

 

 

Penulis :

Hesti Dwi Putri

Ketua Divisi Riset dan keilmuwan 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Earth Love, Agenda rutin GCC UAD Sebagai Bentuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Gelar Pengabdian Masyarakat, Pengurus GCC UAD Lakukan Pembersihan Pantai Pandansari, Bantul, Yogyakarta.

Pada hari Ahad (14/5), Green Campus Community (GCC) telah melaksanakan Pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Let’s Clean Our Earth” di Pantai Pandansari, yang bertempatan di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, dilakukan oleh pengurus Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan dengan jumlah 25 orang.

Kegiatan pembersihan Pantai Pandansari dimulai pukul 15.00 WIB, sebelum kegiatan dimulai dilakukan briefing mengenai manfaat pembersihan pantai dan juga sambutan dari ketua panitia kemudian dilanjutkan ke acara inti, yaitu pembersihan Pantai. Pembersihan pantai ini difokuskan pada sampah anorganik, seperti botol, plastik, dan limbah sampah rumah tangga, seperti popok bayi. Selain itu, banyak ditemukan sampah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yaitu sisa obat yang sudah kadaluwarsa. Pada saat kegiatan pembersihan sampah, terlihat anggota pengurus GCC sangat antusias, bersemangat melaksanakan kegiatan tersebut. Sebagian pengunjung pun tergerak dan turut serta dalam kegiatan tersebut. Setelah kegiatan selesai, ditutup dengan foto bersama dan evaluasi kegiatan.

Pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu program kerja yang telah direncanakan oleh Green Campus Community dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan hidup di masa yang akan datang, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan khususnya di area pantai. Selain itu, diharapkan kegiatan pembersihan Pantai juga bisa mendukung Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut.

Ketua panitia Pengabdian Masyarakat Green Campus Community 2022, Mohammad Kukuh Santoso (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam angkatan 2021) menutup dengan harapan bahwa dengan adanya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dapat menjadikan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan sebagai mahasiswa yang peduli akan lingkungan serta kegiatan pembersihan Pantai diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan pesisir Pantai Pandansari.

Penulis :

Zeda Kamila Akhyar

Ketua Divisi Pelatihan dan Pengabdian Masyarakat 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, GCC UAD adakan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker)

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, GCC UAD adakan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker).

Green Campus Community (GCC)  Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah mengadakan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) dengan tema “Menciptakan Solidaritas demi Terciptanya Pengurus yang Berkualitas”. Acara upgrading dan rapat kerja dilaksanakan secara luring di ruang kaca, lantai 10, Kampus IV UAD, pada Sabtu, (19/3) pada pukul 08.00—12.30 WIB.

 

Upgrading tersebut bertujuan meningkatkan solidaritas, meningkatkan kemampuan anggota sebagai indikator yang mendukung kinerja organisasi, dan menyelaraskan gerak kinerja organisasi yang sesuai dengan visi dan misi Green Campus Community, serta meng-upgrade pengurus agar menyadari fungsi divisi masing-masing dalam kepengurusan.

Serangkaian acara kegiatan diawali dengan sambutan pembina GCC UAD, sambutan ketua umum GCC UAD, dan sambutan ketua pelaksana kegiatan uprgading dan rapat kerja. Acara selanjutnya penyampaian materi oleh demisoner GCC 2022, sesi tanya jawab, dan sesi dokumentasi. Hadir sebagai pemateri, Muhammad Rezza Husein yang merupakan Demisioner GCC periode 2022 dari prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Bahasa, dan Komunikasi.

Materi yang Kak Rezza sampaikan dalam kegiatan upgrading berkaitan dengan pentingnya solidaritas, aksi, komunikasi, perlunya mengetahui, dan mensolusikan hambatan dana komunikasi, eksistensi, serta branding dalam suatu organisasi. Harapannya setelah penyampaian ilmu upgrading yang telah disampaikan oleh Kak Rezza adalah, para pengurus baru mampu mengimplementasikannya dalam berorganisasi guna melancarkan kegiatan organisasi agar selaras dengan visi dan misi Green Campus Community. Setelah penyampaian materi selesai, selanjutnya adalah penyerahan sertifikat penghargaan kepada pemateri oleh ketua panitia, Isna Maulida Jayanti.

Kemudian acara selanjutnya adalah inti acara, penyampaian program kerja perdivisi, dimulai dari Pengurus Harian (PH), dilanjutkan Divisi Internal, Eksternal, Riset dan Keilmuan, Pelatihan dan Pengabdian, Kewirausahaan, dan Media dan publikasi. Setelah penyampaian divisi, maka PH berdiskusi dan menentukan program kerja yang layak di laksanakan. Akhirnya acara ini ditutup dengan penyampaian kebijakan dari Ketua Umum Green Campus Commmunity yang disahkan pada hari itu juga.

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal 2023

GCC UAD, Yogyakarta.

Pelantikan Pengurus Green Campus Community Periode 2023

Pelantikan Pengurus Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 2023.

Pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan, digelar di Ruang Serba Guna Lt 10 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Pada, Minggu (12/3) Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari Bimawa, Dosen Pembina, Steering Committee dari GCC serta para perwakilan Ormawa UAD. Acara ini dihadiri oleh Bp Choirul Fajri, S.I.Kom, M.A. selaku Ketua Biro Kemahasiwaan dan Alumni (BIMAWA), Bp Okka Adiyanto S.Tp. M,Sc. Selaku Pembina GCC, Andar Adi Satria selaku Presiden Mahasiswa UAD,  jajaran Steering Comite GCC UAD, jajaran Demisioner GCC UAD periode 2022, serta perwakilan ormawa dan jajaran pengurus baru GCC UAD periode 2023.

Acara ini melantik 28 pengurus dari berbagai latar belakang jurusan di UAD, yang diketuai oleh saudari Siti Amaliana Utari, Sastra Inggris, Angkatan 2021. Yang sebelumnya sudah dipilih secara mufakat dan di Sah kan pada Musyawarah Besar II Green Campus Community pada, Ahad (31/10).

Dwi Herdila Cahyani Putri, selaku Ketua Umum pada Periode 2022, secara resmi Melantik saudari Siti Amaliana Utari sebagai Ketua Umum GCC UAD beserta jajarannya di periode 2023. Untuk melanjutkan kepengurusannya yang harapannya Eksistensi, Aksi, dan Sinergi yang dijunjung oleh ketua umum selanjutnya dapat benar benar terwujud.

Ketua Umum GCC Terpilih, Siti Amaliana Utari mengatakan akan mengemban amanah ini dengan baik dan kedepannya akan menjunjung visi misi GCC serta menciptakan kolaborasi dan sinergi yang baik antar kepengurusan dan anggotanya.

Dalam acara ini tidak hanya pelantikan saja, namun ada Sosialisasi terkait Ui Green Metrics. Yang dipandu oleh Dwi Herdila Cahyani Putri sebagai moderator dan Bpk Okka Adiyanto S,tp. M,sc. Sebagai pemateri. Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah agar menyebarluaskan informasi bahwasanya UAD sudah terdaftar dalam data Kampus Hijau Berkemajuan di Ui Green Metrics. Tentu keberadaan GCC UAD turut andil dalam mendorong kampus agar mencapai hal tersebut, oleh karena GCC UAD mengadakan sosialisasi ini kepada Ormawa kampus agar dapat ikut serta berkontribusi dan berkolaborasi bersama GCC guna mendorong kampus mencapai tujuan Kampus Hijau Berkelanjutan.

Akhirnya acara ini ditutup dengan Penyerahan Sertifikat kepada pemateri dan juga Dokumentasi bersama seluruh Ormawa.

 

Penulis:
Siti Amaliana Utari
Ketua Umum GCC 2023
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Laporan 2022

Gelar Pengabdian Masyarakat, Tim GCC Dampingi Mahasiswa UAD Lakukan Tanam Mangrove di Wanatirta, Kulon Progo

Pada tanggal 30 Oktober 2022, Green Campus Community telah melaksanakan Pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Save the Life with our Trees” di Kawasan Konservasi Mangrove Wanatirta Kulon Progo. Kawasan konservasi ini bertempat di Desa Jangkaran, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, Green Campus Community bekerja sama dengan Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan yang mengikutsertakan 59 mahasiswa KIP-Kuliah dan bidikmisi. Selain itu Green Campus Community juga dibantu oleh Kelompok Penggelola Mangrove Wanatirta dalam proses penanaman mangrove dan pemberian arahannya.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menghadirkan dua narasumber, antara lain Ketua Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) Universitas Ahmad Dahlan, Ibu Dholina Inang Pambudi, M.Pd, yang berfokus membahas mengenai ‘Mangrove dan Kaitannya dengan Kebencanaan’. Kemudian narasumber kedua yakni Ketua Kelompok Penggelola Mangrove Wanatirta, Bapak Warso S uwito, yang berfokus membahas mengenai ‘Sejarah dan Proses Pertumbuhan Mangrove’. Adapun agenda pemberian materi merupakan salah satu upaya untuk dapat memperkaya ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan sehingga peserta juga akan membawa manfaat bagi dirinya sendiri. Hal tersebut dapat menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya didapat di lingkungan kampus saja.


Selain terdapat sesi pemberian materi dan tanya jawab, pada kegiatan Pengabdian Masyarakat ini juga melakukan sesi penanaman Mangrove. Semua peserta melakukan tanam mangrove, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kontribusi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam menjaga kelestarian alam dan populasi sekitarnya.
Pegabdian masyarakat ini merupakan salah satu program yang telah direncanakan oleh Green Campus Community dengan harapan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan mengenai pentingnya menjaga lingkungan khususnya di area pantai dan juga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di sekitar Kawasan Konservasi Mangrove Wanatirta Kulon Progo.

Ketua panitia Pengabdian Masyarakat Green Campus Community 2022, Lesta Sulistiani (Mahasiswa PGSD angkatan 2020) menutup dengan harapan bahwa dengan adanya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dapat menjadikan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan sebagai mahasiswa yang peduli akan lingkungan serta penanaman mangrove diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan di sekitar kawasan Wanatirta.

Penulis:
Silvia Nur Laily
Panitia Pengabdian Masyarakat 2022
GCC UAD Yogyakarta

UAD Submit UIGreenMetric 2022

Universitas Ahmad Dahlan untuk kali ke 2 Tanggal 30 Oktober 2022 melaukan Submit pemeringkatan UIGreenmetric. Proses submit dilakukan secara online yang dihadiri oleh seluruh Tim Pemeringkatan dan juga jajaran rektorat Universitas Ahmad Dahlan. Acara submit pemeringkatan UIGreenMetric ini disaksikan secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Bapak Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D dan juga Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan dan Administrasi Umum Ibu Utik Bidayati, S.E, M.M. Harapannya semoga tahun ini memperoleh hasil yang terbaik. dan mendapatkan peringkat yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Setelah tahun 2021 UAD menjadi The 2021 Best New Participanting University in Indonesia.

UAD Gandeng Pelajar SD Muhammadiyah Pandes Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan

Tim Pengabdian Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan pelatihan pengelolaan sampah pada tanggal 1 Oktober 2022, pelatihan pembuatan ecobrick pada tanggal 7 Oktober 2022 serta pelatihan pembuatan pupuk pada tanggal 14 Oktober 2022.

Sasaran peserta pelatihan merupakan perwakilan siswa/i SD Muhammadiyah Pandes, Bantul. Program kolaborasi antara tim PkM Teknik Kimia UAD dan SD Muhammadiyah Pandes, Bantul ini mengambil tema “Pelatihan pengelolaan dan pengolahan sampah menuju sekolah ramah lingkungan untuk siswa/i SD Muhammadiyah Pandes, Bantul”.

Ketua Tim PkM, Shinta Amelia, mengatakan bahwa program penyuluhan dan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan untuk mewujudkan sekolah ramah lingkungan dalam program sekolah adiwiyata. Rangkaian kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini telah dimulai sejak bulan Mei 2022 yang lalu.

“Kegiatan pelatihan diselenggarakan secara luring yang bertempat di SD Muhammadiyah Pandes. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah di ikuti oleh siswa/I kelas 4A sedangkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan ecobrick di ikuti oleh siswa/I kelas 1A. Sementara itu, kegiatan penyuluhan dan pelatihan pupuk di ikuti oleh siswa/I kelas 4B”, katanya.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah Pandes, Daryanto, M.Pd senang dapat berkolaborasi dengan tim PkM dari Teknik Kimia UAD. “Kegiatan pengabdian ini bermanfaat sekali dalam memberikan pemahaman ke siswa/I kami terkait bagaimana menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Selain itu, kami pun sedang menerapkan kurikulum merdeka untuk kelas 1 dan 4 sehingga bisa langsung belajar sambil praktek”, katanya.

Narasumber pada kegiatan penyuluhan dan pelatihan adalah anggota tim PkM yang juga merupakan dosen Universitas Ahmad Dahlan dari Program Studi Teknik Kimia. Materi pengelolaan sampah disampaikan oleh Dr.Ir.Siti Jamilatun, M.T sedangkan materi pembuatan ecobrick dari limbah anorganik disampaikan oleh Shinta Amelia, S.T., M.Eng. Sementara itu materi pembuatan pupuk disampaikan oleh Lukhi Mulia Shitophyta, S.T, M.T.

Shinta memaparkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang digelar mendapat respon antusias dari peserta yang sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tersebut sangat bermanfaat untuk peserta yakni siswa/I SD Muhammadiyah Pandes.

Menurut Shinta, program penyuluhan dan pelatihan ini dapat berkembang untuk pelatihan-pelatihan lainnya. Kegiatan ini diharapkan menambah pengetahuan dan pemahaman warga sekolah untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah untuk menuju sekolah ramah lingkungan.

 

Source by: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2022/10/12/510/1114393/uad-gandeng-pelajar-sd-muhammadiyah-pandes-wujudkan-sekolah-ramah-lingkungan

Kemampuan Mengolah Obat Herbal Masyarakat Wareng Jadi Perhatian Tim PKM FF UAD

Kemandirian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dimiliki masyarakat dalam pengolahan herbal menjadi salah satu target akhir program pengabdian kepada masyarakat (PKM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (FF UAD).

Elemen masyarakat Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari teridentifikasi memiliki permasalahan yang terkait. Beberapa usaha mandiri masyarakat membutuhkan pendampingan pengembangan kualitas dan kuantitas produk.

Pada Selasa (23/8/2022), Tim PKM FF UAD di Kelurahan Wareng, Wonosari melaksanakan Penyuluhan Budi Daya Penyediaan Bahan Baku dengan standar mutu yang berkesinambungan.

Agenda ini merupakan kegiatan pertama pendampingan program pengembangan produk.

Pembicara adalah Zuchrotus Salamah, Dosen Prodi Pendidikan Biologi, FKIP UAD. Dalam paparannya, Salamah menjelaskan pentingnya pemilihan dan penentuan bibit tanaman herbal yang baik agar hasil panen memberikan kualitas bahan baku herbal yang baik pula.

Lebih lanjut, beliau memberikan bagaimana menentukan waktu tanam, cara tanam, masa tanam, proses pemeliharaan dan panen, pascapanen sampai cara penyimpanan yang dapat menjaga kualitas.

Faktor lain yang menjadi segmen penjelasan adalah penggunaan pupuk organik yang selain bermanfaat untuk menyuburkan juga aman bagi tanaman.

Pelatihan pembuatan pupuk organik kemudian diberikan kepada peserta agar dapat melakukan secara mandiri yang bahan pembuatannya berasal dari limbah domestik terutama makanan yang dapat diubah menjadi pupuk organik cair (POC). Pupuk ini berfungsi sebagai perangsang tumbuh pada masa tanaman bertunas dari fase vegetatif ke generatif pertumbuhan buah dan biji.

Seusai penyuluhan budi daya, program PKM dilanjutkan dengan pemaparan Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang dilangsungkan pada Rabu (5/10/2022).

Hadir sebagai pembicara adalah Dosen FF UAD Bidang Biologi Farmasi, Ichwan Ridwan Rais. Kegiatan ini mengutamakan penjelasan bagaimana UMKM masyarakat di Kalurahan Wareng dapat mengaplikasikan prinsip dan tata cara pelaksanaan CPOTB untuk memenuhi persyaratan pendaftaran produk mereka.

Sebagian besar peserta memberikan pertanyaan dan menyampaikan keluhan terkait pengembangan kualitas produk agar dapat diterima pasar dengan baik.

Antusiasme peserta didominasi oleh bagaimana menyiapkan kriteria fasilitas dan proses produksi yang akan diperiksa sebagai syarat mendapatkan izin. Sesuai dengan permasalahan utama, Ichwan menjelaskan kriteria bangunan dan fasilitas yang telah ditetapkan Pemerintah dalam panduan CPOTB terbaru 2021.

Titik kritis pembahasan pada peralatan proses produksi dan ruangan yang digunakan proses produksi. Hadir dalam acara, Ibu Yuni Ketua pegiat ibu-ibu PKK Kelurahan Wareng yang telah memiliki usaha produksi Jamu yang sedang berkembang.

Produknya bernama Herbal YUNIARI, dengan berbagai jenis sediaan produk dan aktivitas. Dalam diskusinya, beliau menanyakan kesepakatan penggunaan akronim Tema PKM Desa Wisata Jamu Wareng menjadi Dewi Jawa, sebagai jargon untuk semangat membangun dan mengembangkan UMKM yang ada di Kalurahan Wareng.

Kesepakatan ini menjadi awal pelaksanaan PKM yang dimulai dengan kegiatan Dewi Jawa pertama melalui penyuluhan Budi Daya Tanaman Obat Untuk Produksi Herbal Yang Berkualita

 

Source by: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2022/10/09/513/1114150/kemampuan-mengolah-obat-herbal-masyarakat-wareng-jadi-perhatian-tim-pkm-ff-uad