Pelatihan Eco-Enzyme bersama PSEL : Mengubah Sampah Organik menjadi Zat Bermanfaat



Pada hari Rabu, 12 Juni 2024, Green Campus Community mengadakan pembuatan lilin aroma yang dihadiri oleh para pengurus komunitas. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para pengurus Green Campus Community bahwa limbah minyak goreng rumah tangga dapat menjadi bahan baku pembuatan lilin aroma.
Pembuatan dimulai pukul 15.00 WIB di Warung Jawi, Kegiatan ini di demonstrasikan langsung oleh kak dwi wahyu utami,lalu peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aroma, seperti gelas ukur, parafin, dan cara menyaring limbah minyak goreng serta teknik-teknik dasar pembuatan lilin yang ramah lingkungan.

Pengurus GCC dengan antusias mengikuti tutorial praktis pembuatan lilin aroma. Selama sesi praktik, mereka diberi kesempatan untuk mencoba sendiri teknik yang diajarkan, di bawah bimbingan langsung dari instruktur pelatihan, Dwi Wahyu Utami.
Di tengah acara, pengurus juga menghabiskan waktu berbincang santai sehingga dapat semakin mempererat keakraban antara pengurus satu dengan yang lain.
Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Para pengurus komunitas mengungkapkan kepuasan mereka terhadap kegiatan ini, karena selain mendapatkan pengetahuan tentang pembuatan lilin aroma, keakraban para pengurus juga semakin erat.
Penulis
Ana Nur Wakhidah
Sekretaris Jenderal

Menindaklanjuti maraknya sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta, akhirnya Universitas Ahmad Dahlan turut andil dalam mengolah sampah, khususnya pada sampah organik. Dengan menggunakan bahan organik lokal yang berlimpah, seperti daun kering, ranting, dan sisa-sisa makanan, UAD berhasil menciptakan pupuk kompos berkualitas tinggi yang dapat meningkatkan kesuburan tanah.
Manfaat utama dari pupuk kompos yang dihasilkan oleh UAD adalah sebagai berikut:
source
Waste, Z. (2023, April 30). Zero Waste Indonesia. Retrieved Juni 12, 2024, from https://zerowaste.id/knowledge/manfaat-kompos/
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan bahwa kampus-kampus lain akan terinspirasi untuk mengembangkan solusi serupa dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup.
Penulis
Ana Nur Wakhidah
Sekretaris Jenderal

Pada hari Sabtu-Minggu, 25-26 Mei 2024, Green Campus Community UAD menggelar acara Family Day yang bertempat di Rahayu Homestay, Bantul, Yogyakarta. Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pengurus dengan pengurus, pengurus dengan anggota, maupun anggota dengan anggota, serta membangun rasa kebersamaan dalam komunitas.
Acara ini diawali dengan sambutan dari ketua Panitia, Azka Alfarisi, yang menyampaikan tujuan dari pelaksanaan acara Family Day tersebut. Azka mengungkapkan bahwa Family Day merupakan momen penting dalam kehidupan komunitas untuk menciptakan solidaritas di antara pengurus dan anggota Green Campus Comunity.
Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan dalam acara tersebut, termasuk games interaktif, Focus Group Discussion (FGD), tukar kado, materi mengenai NSLSM Green Metric, dan beberapa Ice Breaking yang tidak kalah menariknya. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.
Salah satu momen puncak acara adalah pengumuman pemenang kelompok teraktif, terkreatif, dan terkompak yang diselenggarakan di penghujung acara. Pemenang dari berbagai kategori mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh peserta dan mendapatkan hadiah secara langsung yang diserahkan oleh ketua umum, ketua panitia, serta ketua divisi keilmuan dan pengembangan teknologi.
Acara Family Day ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Ketua Panitia Family Day mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini, serta berharap semangat kebersamaan yang terjalin dapat terus terjaga di antara Pengurus dan Anggota Green Campus Community.
Penulis :
Ana Nur Wakhidah
Sekretaris Jenderal Green Campus Community 2024
Green Campus Community Adakan Upgrading dan Rapat Kerja Guna Optimalisasi Kepengurusan yang Berkolaborasi dengan Terealisasinya Inovasi Berkelanjutan.
Kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja Pengurus Green Campus Community Periode 2024 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 31 Maret 2024 telah dilaksanakan dengan lancar dan penuh dengan antusias. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) Green Campus Community. Kegiatan Ini Mengusung Tema “Optimalisasi Kepengurusan yang Berkolaborasi dengan Terealisasinya Inovasi Berkelanjutan Guna Kemajuan Komunitas” Dengan adanya Upgrading dan Rapat Kerja diharapkan menjadi langkah awal untuk Green Campus Community 2024 untuk menyusun strategi program kerja agar dapat terealisasi dalam periode 2024.
Kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja dihadiri oleh pengurus Green Campus 2024 dan Steering Committee. Siti Amaliana Utari selaku Steering Committee Green Campus Community diamanahi sebagai pemateri membahas terkait pengetahuan umum dan pengenalan administrasi Green Campus Community. Harapannya, pengurus Green Campus Community periode 2024 dapat memahami, mampu melaksanakan pemahaman mengenai Green Campus Community ketika berkegiatan, dan lebih peduli terhadap aksi pelestarian lingkungan.

Sesi selanjutnya adalah kegiatan Rapat Kerja. Rapat kerja ini dimulai dengan Steering Committee yang memaparkan mengenai akan adanya Monitoring dan Evaluasi Program Kerja selama 3 bulan sekali. Selanjutnya, Pengurus Harian menyampaikan program kerjanya dilanjutkan dengan Divisi Internal, Divisi Eksternal, Divisi Keilmuan dan Pengembangan Teknologi, Divisi Pelatihan dan Pengabdian, Divisi Media dan Publikasi, dan Divisi Kewirausahaan.
Setiap divisi menjelaskan program kerja dan agenda yang telah direncanakan. Rapat kerja dilaksanakan dengan tujuan dibukanya ruang diskusi apakah program kerja dan agenda diterima oleh Pengurus Harian atau tidak. Rapat kerja ini juga membahas mengenai rancangan perkiraan anggaran dari setiap program kerja dan agenda agar setiap pemasukan dan pengeluaran selama berkegiatan dapat teratur secara efektif.

Difa Mahendra selaku Ketua Umum Green Campus Community Periode 2024 mengatakan bahwa, “Kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja adalah suatu momentum yang menjadi kunci keberhasilan dari terlaksananya kegiatan selama satu periode kedepan. Karena dengan diadakannya upgrading, kami sebagai pengurus baru Green Campus Community mendapatkan ilmu baru dalam hal berorganisasi dan rapat kerja yang sudah kami laksanakan adalah bentuk keseriusan kami dalam merealisasikan program kerja dan agenda yang hendak kami laksanakan.”
Kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja adalah sebuah langkah awal baru untuk merencanakan dan bentuk komitmen untuk mengimplementasikan program kerja dan agenda kegiatan Green Campus Community periode 2024 ini.
Penulis:
Ana Nur Wakhidah
Sekretaris Jenderal GCC UAD 2024
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Pelantikan Pengurus Green Campus Community Periode 2024 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dengan tema kegiatan “The New Action of Greenovation”. Tema pada kegiatan ini selaras dengan tema orasi yang dibawakan oleh Ketua Umum Green Campus Community periode 2023 pada kegiatan Musyawarah Besar III yang diadakan di awal tahun.
Orasi ini selanjutnya digaungkan oleh Ketua Umum Green Campus Community periode 2024, Difa Mahendra, dengan tag line “Realisasi, Kolaborasi, dan Eksistensi” mampu menghadirkan semangat dan harapan baru dalam melaksanakan aksi penyelamatan bumi dengan ide dan inovasi hijau yang berkelanjutan. Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 dihadiri oleh para tamu undangan yang terdiri dari, Demisioner Green Campus Community Periode 2023, Perwakilan dari Para Ormawa Universitas Ahmad Dahlan, dan Bapak Okka Adiyanto S.T.P.,M.Sc.,Ph.D selaku Pembina Green Campus Community.

Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 berlangsung khidmat. Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Green Campus Community sebelumnya, yakni Siti Amaliana Utari dan Isna Maulida Jayanti turut berpartisipasi dalam prosesi pelantikan pengurus baru. Siti Amaliana Utari mengatakan bahwa, “Pengurus baru yang kami lantik berjumlah tiga puluh orang, dengan wajah wajah baru, semangat yang masih membara. Harapannya, semakin banyak ide yang mampu terealisasikan dengan baik dan berkelanjutan.” Pengurus Green Campus Community periode 2024 yang berjumlah 30 pengurus, berasal dari berbagai jurusan dan fakultas yang ada di Universitas Ahmad Dahlan. Perbedaan inilah yang mampu menciptakan kolaborasi, eksistensi, dan realisasi yang berkelanjutan dalam kepengurusan Green Campus Community periode 2024.
Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 ditutup dengan foto bersama dan mini diskusi terkait keberlanjutan dan pembaharuan dari program kerja Green Campus Community periode 2024 ini.
Penulis:
Isna Maulida Jayanti
Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
[WUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI FORUM MUSYAWARAH BESAR III]
Pada hari Minggu-Selasa, 07-09 Januari 2024, Green Campus Community melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar III dengan tema kegiatan “The New Action of Greenovation: Regenerasi Kepengurusan yang Beraksi, Berkolaborasi, dan Wujudkan Inovasi Berkelanjutan.”

Kegiatan Musyawarah Besar III diikuti oleh anggota dan pengurus Green Campus Community. Adanya kegiatan Musyawarah Besar III bertujuan untuk memperbarui Garis Besar Haluan (GBH) & Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) komunitas, mengevaluasi kinerja, program kerja, agenda, dan laporan pertanggung jawaban seluruh pengurus Green Campus Community periode 2023 dan menetapkan Nahkoda Kepengurusan selanjutnya.
Wakil Ketua Panitia Musyawarah Besar III, Haura Ajarina, mengatakan bahwa adanya kegiatan Musyawarah Besar III menjadi sebuah forum yang dilengkapi dengan berbagai peraturan dan sebagai sebuah forum untuk mengevaluasi seluruh kinerja pengurus 2023. Evaluasi tersebutlah yang nantinya akan diperbaiki untuk kemajuan kepengurusan Green Campus Community periode 2024.

Dengan adanya Musyawarah Besar III yang dilaksanakan selama tiga hari yang menghasilkan beberapa hal, sebagai berikut:
1. Tata Tertib Sidang
2. Garis Besar Haluan (GBH) dan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) Green Campus Community periode 2024.
3. Saran dan rekomendasi untuk seluruh divisi.
4. Terpilihnya Ketua Umum Green Campus Community berdasarkan suara musyawirin dari Musyawarah Besar III.
Hasil-hasil tersebut disetujui secara kolektif dalam kegiatan Musyawarah Besar III.

Kemudian, sebagai bentuk apresiasi kepada pengurus dan anggota Green Campus Community periode 2023, Pengurus Harian Green Campus Community memberikan sedikit kenang kenangan melalui penghargaan atau biasa dikenal dengan sebutan “GCC Award” kepada anggota terpilih yang terdiri atas bermacam-macam kategori. Dibuka juga sesi kesan dan pesan yang dilaksanakan dengan penyampaian dan tertulis dalam bentuk surat. Setelahnya ditampilkan pula bentuk apresiasi dari tim Media & Publikasi Green Campus Community 2023 melalui Video After Movie yang dipublikasikan pula di kanal Youtobe Official GCC UAD.

Kegiatan Musyawarah Besar III ditutup dengan Colour Fun sebagai refreshing sesi persidangan di hari sebelumnya dengan antusiasme tinggi dari peserta Musyawarah Besar III Green Campus Community. Selanjutnya sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk kenang kenangan kepengurusan GCC UAD periode 2023.
Penulis:
Isna Maulida Jayanti
Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi bergabung dalam kampanye global untuk mengurangi limbah elektronik atau E-Waste. Keputusan ini sejalan dengan komitmen UAD untuk menjaga lingkungan dan menciptakan kampus yang berkelanjutan.
E-Waste, yang melibatkan pembuangan dan daur ulang barang-barang elektronik seperti komputer, telepon genggam, dan perangkat elektronik lainnya, menjadi perhatian serius di seluruh dunia. Dengan pertumbuhan teknologi yang pesat, pengelolaan limbah elektronik menjadi semakin penting.
Dalam upayanya untuk mengurangi dampak lingkungan dari E-Waste, UAD telah meluncurkan serangkaian inisiatif. Salah satu langkah pertama yang diambil adalah meningkatkan kesadaran di kalangan mahasiswa, dosen, dan staf administratif tentang pentingnya pengelolaan limbah elektronik yang bertanggung jawab.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif tidak hanya pada lingkungan kampus, tetapi juga pada lingkungan sekitar. UAD berharap bahwa langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk bergabung dalam kampanye global untuk mengurangi E-Waste dan mendukung pembangunan berkelanjutan. UAD juga mendapatkan apresiasi dari UI GreenMetric World University Rankings.
MAHASISWA UPNVY PINDAH KE UAD?

Pada Ahad, 11/12 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan GCC UAD telah mengadakan Studi Banding Bersama Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY. Studi banding ini memberikan kesempatan kepada pengurus Green Campus Community untuk menjalin hubungan baik dengan pengurus Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY. Acara ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan dengan tema “Eco Leadership; Sharing Together Grow Stronger.” Acara ini digelar dengan konsep Focus Group Discussion dengan menggabungkan divisi dan departemen yang selaras sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Acara ini dimulai dengan pemaparan program kerja dari SRE UPNVY dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari GCC UAD. Setelah masing-masing menyampaikan program kerjanya, dilanjutkan dnegan diskusi antar divisi dan departemen yang selaras dengan metode Focus Group Discussion. SRE memiliki 7 departemen, yaitu Executive Director, Implementation and Innovation, Academic, Human Resource Development, Public relation, Creative Multimedia, dan Marketing. Sedangkan GCC UAD memiliki 7 divisi, yaitu Pengurus Harian, Internal, Eksternal, Kewirausahaan, Pelatihan dan Pengabdian, Riset dan Keilmuan, serta Media dan Publikasi. Untuk divisi dan departemen yang selaras, yakni:
Diskusi antar divisi dan departemen dilakukan secara terpisah membentuk kelompok-kelompok kecil sehingga lebih nyaman untuk berdiskusi serta dapat lebih saling mengenal satu sama lain. Pada diskusi ini masing-masing anggota divisi bergantian untuk bertanya dan berbagi pengalaman selama menjadi pengurus, seperti program kerja yang telah terlaksana serta program kerja yang akan dilaksanakan.

Setelah pemaparan program kerja dan diskusi antar divisi, seluruh peserta studi banding dipandu untuk kegiatan ice breaking untuk menambah keseruan acara studi banding. Permainan yang ada di ice breaking ini berhasil membuat pengurus GCC UAD dan SRE UPNVY menjadi lebih akrab.
Diadakannya Studi Banding ini dengan tujuan sebagai bahan kajian dan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan, mendukung kemajuan dalam menjalankan tugas dan kepengurusan, serta untuk mengevaluasi bagaimana kedua komunitas ini beradaptasi dengan perubahan lingkungan, mengelola sampah, dan mengedukasi mahasiswa lain untuk mencintai bumi.
“Studi Banding ini diharapkan kedepannya kita dapat berkontribusi dan saling bersinergi untuk menyebarluaskan dan mengupayakan keberlangsungan Green kampus,” Ketua Umum Green Campus Community, Siti Amaliana Utari dalam sambutannya. Setelah diadakannya Studi Banding ini diharapkan dapat menjalin silturahmi antar komunitas dan dapat mengadakan kerja sama di kemudian hari.
Penulis:
Mutiara Husna
Sekretaris Panitia Studi Banding
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
GCC UAD ajak masyarakat dusun Pakwungu olah limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromatik

Pada Sabtu, 11/4 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta GCC UAD telah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Padukuhan Pakwungu, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus Gunungkidul. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini merupakan program kerja Divisi Pelatihan dan Pengabdian dengan mengangkat Tema Kreativitas Ramah Lingkungan : Lilin Aromatik Dari Minyak Jelantah. Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu PKK Padukuhan Pakwungu. Ini merupakan Program Keberlanjutan GCC UAD kepada dusun Pakwungu yang merupakan mitra dari GCC UAD.
Bapak Rahmanto, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dukuh Pakwungu, mengungkapkan rasa berterimakasih kepada GCC UAD atas pelaksanaan kegiatan Pelatihan dan Pengolahan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi di Padukuhan Pakwungu. Besar harapan beliau agar program ini dapat memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Minyak Jelantah yang cukup banyak di Padukuhan Pakwungu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak, namun melalui inovasi dari pelatihan ini diharapkan minyak jelantah di desa pakwungu dapat diolah sebaik mungkin dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
Pelatihan ini dilakukan dengan bimbingan dari mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan lilin aromaterapi melibatkan Minyak Jelantah yang telah melalui proses penyaringan dan klarifikasi dengan bahan kimia, parafin, pewarna, sumbu lilin, dan minyak aromaterapi. Sementara itu, alat-alat yang digunakan mencakup panci kecil, kompor, dan alat takar. Antusiasme peserta pelatihan sangat tinggi, dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai cara memperoleh bahan-bahan untuk pembuatan lilin. Acara ini berlangsung dari pukul 8.00 hingga 11.00 dengan lancar dan sukses. Lilin hasil produksi kemudian diberi nama “LINARA Lilin Aromaterapi”.
Penulis :
Angga Sitepu
Sekretaris Divisi Pelatihan dan Pengabdian
Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
