Green Campus Community UAD Adakan Comparative Study Bersama 4K Yogyakarta untuk Peningkatan Program Keberlanjutan

Pada tanggal (18/11) 2024, Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan kegiatan Comparative Study (Comdy) dengan mengusung tema “Menciptakan Relasi dan Solidaritas dalam Komunitas Lingkungan Demi Meningkatkan Semangat Berkelanjutan”, bertempat di Laboratorium Mini Teater, Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inspirasi antara Green Campus Community dengan 4K Yogyakarta yang dihadiri oleh pengurus dan anggota GCC UAD serta perwakilan dari 4K Yogyakarta.

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari ketua panitia, Nadyatul Afnan, ketua umum GCC UAD, saudara Difa Mahendra, dan dilanjutkan sambutan dari founder 4K Yogyakarta, Kak Daru Aji Saputro, S. Si. Selanjutnya penyampaian materi oleh perwakilan masing-masing komunitas mengenai profil dan program-program keberlanjutan komunitas yang telah dilaksanakan. Kemudian dilanjut dengan sesi diskusi yang dipandu langsung oleh saudara Theo Khairullah selaku moderator. Diskusi ini membahas terkait pengalaman masing-masing komunitas dalam menjalankan program kerja keberlanjutan, tantangan yang dihadapi, dan langkah-langkah yang diambil untuk membangun solidaritas dan relasi yang lebih baik antaranggota komunitas.

Kegiatan ini berjalan lancar dengan antusiasme yang tinggi dari peserta. Dalam diskusi, baik GCC UAD maupun 4K Yogyakarta saling berbagi ide-ide kreatif terkait cara-cara untuk memperkuat solidaritas dalam komunitas lingkungan serta meningkatkan semangat berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan diadakannya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kerjasama dan jaringan antarkomunitas lingkungan di Yogyakarta serta peneguhan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan di kampus maupun masyarakat luas.

GCC Kirimkan 3 Delegasi Mahasiswa dalam Padjajaran Green Innovation Summit 2024

                Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikut berpartisipasi dalam acara Padjajaran Green Innovation Summit 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Padjajaran, Bandung pada tanggal 30 Oktober – 2 November 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Waste Not, Want Not: Devouring Our Planet and Future” yang selaras dengan isu perubahan iklim dan lingkungan hidup, dengan mengusung kemajuan Green Technology (Pangan, Energi, dan Medis) dan Green Economy (Kebijakan Fiskal, Perencanaan Pembangunan, dan Bisnis). Acaranya ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat luas untuk mendapatkan pengetahuan baru mengenai seberapa parahnya limbah berbagai sektor kehidupan untuk keberlangsungan hidup manusia kedepannya,

            Pada hari pertama (30/10) 2024, kegiatan dimulai dengan acara Talkshow yang bertemakan “Menuju Pengelolaan Limbah yang Berkelanjutan dan Berkeadilan di Indonesia”. Kemudian dilanjut Exhibition yang dimana memamerkan ide serta inovasi dari berbagai elemen masyarakat, seperti UMKM, NGO, dan LSM. Setelah itu kegiatan Studium Generale dimana berisikan pembekalan materi mengenai Pengelolaan Limbah yang Berkelanjutan dan Berkeadilan di Indonesia.

            Kegiatan dilanjutkan di hari kedua (31/10) 2024 yakni kegiatan presentasi dan FGD (Focus Group Discussion) dimana setiap ruangan mengusung subtema yang berbeda dan diwakilkan oleh satu delegasi dari setiap universitas. Pada ruangan kesatu mengusung subtema Implementasi Peran Pemuda, Masyarakat, dan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah; ruangan kedua mengusung subtema Pengelolaan Sampah yang Aman dan Bertanggung Jawab melalui Pemanfaatan Teknologi Inovatif; dan pada ruangan ketiga mengusung subtema Implementasi Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah.

            Dilanjut hari ketiga (1/11) 2024 kegiatan yang dilaksanakan adalah sidang pleno. Sidang pleno dilaksanakan untuk membahas poin rekomendasi dari Focus Group Discussion (FGD) sebelumnya, yang dipimpin oleh Presedium I, diwakilkan oleh Presedium II dan Presedium III sebagai sekretasis. Dari poin-poin yang direkomendasikan akan digabungkan dan diselaraskan yang nantinya akan menghasilakan sebuah policy brief.

            Saat hari terakhir (2/11) 2024 kegiatan yang dilakukan adalah penanaman pohon di lingkungan kampus Universitas Padjajaran dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman. Terakhir kegiatan ditutup dengan field trip ke Saung Angklung Udjo.

            Kegiatan Padjajaran Green Innovation Summit 2024 memberikan pengalaman berharga dan pengetahuan baru bagi seluruh peserta yang mengikuti, terbukti dengan adanya kesan dan pesan yang telah disampaikan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi universitas-universitas lain dalam memanfaatkan rekomendasi pengelolaan limbah yang efektif dan adil baik dari segi lingkungan maupun dari segi kemanusiaan.

GCC UAD Sukses Gelar Pelatihan Ecoprint di Dua Sekolah Muhammadiyah

 

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan sukses menyelenggarakan kegiatan “GCC Goes to School” bertajuk “Ecoprint for Eco-friendly Art” pada tanggal 15-16 Oktober 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di dua sekolah Muhammadiyah, yakni SD Muhammadiyah Bojong dan SMP Muhammadiyah Sanden, Bantul, Yogyakarta.

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pelestarian lingkungan melalui seni kreatif kepada para siswa. Ecoprint, yang merupakan teknik mencetak pola menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga, dipilih sebagai media pelatihan. Dengan memanfaatkan bahan-bahan dari alam sekitar, ecoprint mengajarkan kepada siswa pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara bijak tanpa merusak lingkungan.

Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme siswa terlihat sangat tinggi. Di SD Muhammadiyah Bojong, siswa kelas 4 hingga 6 mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, sedangkan di SMP Muhammadiyah Sanden, siswa kelas 7 dan 8 terlibat aktif dalam proses kreatif ini. Para siswa dibagikan daun pepaya dan bunga, kemudian mereka membuat karya seni berupa motif pada totebag menggunakan teknik ecoprint.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan pengetahuan siswa SD dan SMP mengenai pengelolaan sumber daya alam dengan cara-cara yang lebih ramah lingkungan.

 

Penulis,

 

Ana Nur Wakhidah

Sekretaris Jenderal

GCC Gelar Milad & Gathering GCC UAD 2024

Yogyakarta – Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan tahunan bertajuk Milad & Gathering GCC UAD 2024 pada Minggu (29/9) 2024. Mengusung tema “Kolaborasi Lintas Generasi: Merangkul Asa Merawat Karsa”. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Pandansari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB.

Acara tersebut dihadiri oleh 25 peseta, yang terdiri dari pengurus aktif GCC UAD periode 2024 serta para demisioner dari periode 2021 hingga 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedekatan dan solidaritas antara pengurus dan demisioner Green Campus Community serta membangun ikatan yang lebih kuat serta menumbuhkan semangat baru di kalangan pengurus dan menginspirasi mereka untuk berkontribusi lebih banyak di masa mendatang.

Kegiatan Milad & Gathering GCC UAD 2024 dibuka dengan sambutan dari ketua panitia, Inalatul Fadhlah dan dilanjut oleh Ketua Umum GCC 2024, Difa Mahendra. Selanjutnya, pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua Umum GCC 2024 yang diberikan kepada perwakilan demisioner yang hadir. Pemotongan tumpeng ini sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih selama 3 tahun berdirinya Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan. Para peserta kemudian dihibur oleh penampilan spesial perwakilan peserta. Selanjutnya, sesi diskusi bagi semua peserta untuk berbagi pengalaman serta berdiskusi tentang isu-isu lingkungan. Diskusi ini berlangsung dengan semangat, terbukti dengan antusias dan timbal balik yang diberikan peserta. Kemudian, dilanjut dengan berbagai permainan seru yang dipandu oleh Hanifa seperti, tebak gaya, tebak kata, dan kereta balon. Dari permainan ini, dapat menghidupkan suasana serta mempererat tali persaudaraan antara demisioner dan pengurus Green Campus Community.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah untuk peserta dan penyampaian kesan pesan, yang meninggalkan kenangan manis dan semangat baru untuk melangkah ke depan.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat ikatan di antara demisioner dan pengurus, tetapi juga memperkaya pengalaman dan wawasan bagi semua yang hadir. Di masa depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mempromosikan kesadaran lingkungan dan meningkatkan keterlibatan pengurus dalam isu berkelanjutan.

 

Penulis,

 

Ana Nur Wakhidah

GCC bersama PSEL UAD Gelar Pelatihan & Pengabdian di Desa Lemahdadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul

Yogyakarta, 1 September 2024 – Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama dengan Pusat Studi Energi dan Lingkungan (PSEL) UAD, sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan lilin aroma pada Minggu, 1 September 2024. Pelatihan ini diadakan di Aula SPS Dahlia, Desa Lemahdadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta dengan diikuti oleh Kelompok Sedekah Sampah Berkah Bersama, sebuah komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

Acara ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada para peserta dalam memanfaatkan minyak jelantah untuk menciptakan lilin aroma yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual. Lilin aroma saat ini banyak diminati oleh masyarakat sebagai alternatif penerangan yang lebih menenangkan dan juga sebagai dekorasi rumah.
Pelatihan dipandu oleh anggota divisi kewirausahaan, Ingga Uswatun Hasanah yang menjelaskan langkah-langkah dasar pembuatan lilin aroma, mulai dari pemilihan bahan baku seperti parafin wax, minyak esensial, hingga proses penuangan lilin ke wadah. Peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung membuat lilin aroma dengan berbagai varian wangi, seperti lavender dan lily.

Selama sesi praktik, antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka tak hanya mendapatkan pengetahuan baru, namun juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Salah satu peserta menyampaikan rasa terima kasihnya karena dapat mengikuti pelatihan ini. “Kami sangat bersyukur bisa belajar membuat lilin aroma yang ternyata mudah dan bisa dilakukan di rumah. Semoga selanjutnya Green Campus Community tetap mengadakan acara pelatihan pembuatan produk yang lainnya” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama. GCC UAD dan PSEL UAD berharap pelatihan ini dapat menjadi awal yang baik untuk menggerakkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di kalangan masyarakat, khususnya di sektor usaha kecil dan menengah.

Dengan pelatihan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan yang mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga keseimbangan alam.

 

Penulis

Ana Nur Wakhidah

UAD Ikut Serta dalam Pemecahan Rekor MURI pada Festival Eco-Enzyme 2024

 

Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta turut berpartisipasi dalam pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada acara Festival Eco-Enzyme 2024.

Acara ini digelar oleh UI Green Metric dan diikuti oleh sebanyak 45 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terhubung secara nasional melalui platform Zoom.

Sebagai salah satu dari 45 perguruan tinggi yang berpartisipasi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta memainkan peran penting dalam keberhasilan acara ini. UAD berada pada urutan ke-10 nasional dalam kesempatan menuangkan cairan Eco-Enzym di Kolam Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebanyak 100 liter.

Eco Enzyme merupakan larutan cairan multifungsi yang dihasilkan melalui proses fermentasi dari campuran sisa sampah organik (buah-buahan dan sayuran), gula merah, tebu, dan air. Proses fermentasi ini menghasilkan cairan yang kaya akan enzim, yang dapat digunakan sebagai pembersih alami, pupuk organik, dan pengusir hama. Penggunaan eco-enzyme tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah organik yang dibuang ke tempat pembuangan sampah, tetapi juga menawarkan alternatif yang ramah lingkungan untuk produk-produk kimia yang berbahaya.

Proses penuangan eco enzyme di UAD dilakukan dengan penuh antusiasme dan kerjasama dari berbagai elemen kampus, termasuk mahasiswa, dosen, dan staf. Semua pihak bersemangat untuk ambil bagian dalam kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan ini.

Kegiatan ini tidak hanya simbolis tetapi juga merupakan wujud nyata dari komitmen UAD dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus memotivasi berbagai pihak untuk menjaga dan melestarikan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

 

Penulis,

Ana Nur Wakhidah

“All Eyes on Papua”: Memahami Lebih Dalam Isu Papua Melalui Sudut Pandang Lingkungan

Pada hari Selasa, 11 Juni 2024, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan telah mengadakan Focus Group Discussion atau FGD yang bertempat di Soto Duwok dan Nasi Bakar, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Divisi Keilmuan dan Pengembangan Teknologi . Topik yang dibahas untuk diskusi pun merupakan topik terbaru dan berbeda setiap bulannya.

Pada FGD kali ini kami mengusung topik “All Eyes On Papua”. Kebetulan topik ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Tagar “All Eyes On Papua” yang trending dimana-mana merupakan seruan untuk menyeruakan kepedulian hutan. Kami membahas mengenai apa yang sebenarnya terjadi, fakta bahwa hutan adalah paru-paru dunia, dampak yang ditimbulkan, cara pencegahannya, dan pembahasan-pembahasan lainnya terkait dengan Tema pembahasan kali ini.

Kegiatan FGD dimulai pada pukul 20.00 WIB yang dibuka oleh moderator saudari Aufa Noto Atmojo. Sebelum dimulai, semua peserta yang hadir diperkenankan untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu agar lebih mengenal satu sama lain. Setelah itu dilanjutkan pemaparan materi oleh pemateri pada FGD kali ini, Kemas Khairunsyah. Dan kemudian dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab santai yang
dipandu oleh moderator. Antusias yang baik dari anggota dan pengurus Green Campus Community membuat forum diskusi berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

Dengan adanya kagiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan wawasan baru terkait isu-isu lingkungan terhadap Pengurus dan Anggota Green Campus Community.

 

Penulis,

Ana Nur Wakhidah

GCC Gelar Pelatihan Kertas Daur Ulang: Inovasi Ramah Lingkungan

 

Pada tanggal 16 Agustus 2024, Green Campus Community (GCC) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Kertas Daur Ulang yang dihadiri oleh para pengurus dan anggota komunitas. Acara ini diselenggarakan untuk mengedukasi para pengurus dan anggota Green Campus Community bahwa kertas yang sudah tidak terpakai dapat menjadi kertas layak pakai kembali dengan proses yang mudah. Agenda ini dikemas dalam kegiatan Teras Peta oleh Divisi Internal dan Divisi Kewirausahaan sebagi pengisi tema yang dilaksanakan.

Pembuatan kertas daur ulang dimulai pukul 15.00 WIB di Haji Alwi, kegiatan ini didemonstrasikan langsung oleh Ketua Panitia, Hanifa Nisa Nur Alif. Peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kertas daur ulang, seperti alat pencetak kertas, ember sebagai wadah bahan baku, kertas sebagai alas untuk menjemur, dan bahan baku utama yaitu kertas yang sudah tidak terpakai lagi.

Pengurus dan anggota Green Campus Community dengan antusias mengikuti pemaparan edukasi terkait dampak sampah kertas bekas yang ada di sekitar kita dan cara pemanfaatan kertas tersebut menjadi kertas yang dapat digunakan kembali dengan mengamati tutorial praktis pembuatan kertas daur ulang. Selama sesi praktik, peserta diberi kesempatan untuk mencoba sendiri teknik yang telah diajarkan.

Di tengah acara, pengurus dan anggota menghabiskan waktu berbincang santai dan menikmati mini games yang dihadirkan oleh Perwakilan divisi internal yaitu Azka Alfarisi dan Luthfan Aulia Fathan, sehingga dapat semakin mempererat keakraban antarpengurus dan anggota Green Campus Community.

Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Pengurus dan anggota komunitas mengungkapkan kepuasan mereka terhadap kegiatan ini dengan memberikan kesan dan pesan serta saran dan kritik yang membangun untuk kedepannya. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pembuatan kertas daur ulang dan meningkatkan keakraban serta kekompakan para pengurus dan anggota Green Campus Community.

 

Penulis,

Ana Nur Wakhidah

Green Action : Pembersihan Sampah di Pantai Pandansari oleh Green Campus Community

Pada tanggal 23 Juni 2024, Green Campus Community (GCC) melaksanakan kegiatan Green’s Action yang terwujud dalam kegiatan pembersihan sampah di Pantai Pandansari, Yogyakarta. Acara ini bertujuan untuk menjaga kebersihan pantai dan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan di sekitar.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan berkumpulnya para peserta di area parkir Pantai Pandansari. Setelah pembukaan dan pengarahan singkat oleh ketua panitia Green’s Action saudara Fajar Ramadhan ,para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyisir area pantai. Dengan penuh antusias dan semangat, para peserta kegiatan Green Action mengumpulkan berbagai jenis sampah seperti plastik, botol, dan sampah organik.

Setelah satu jam lebih para peserta berhasil mengumpulkan sejumlah besar sampah yang kemudian ditempatkan pada tempat pembuangan yang telah disediakan. Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti sesi evaluasi dan penutupan yang dipimpin oleh ketua panitia kegiatan Green Action.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan pantai, tetapi juga mempererat hubungan antar anggota komunitas. Harapannya Green Campus Community akan terus berkomitmen untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam upaya kepedulian lingkungan.

 

Penulis,

Ana Nur Wakhidah

Memperingati Hari Mangrove Sedunia : GCC UAD bersama KOPHI Yogya Mengadakan Kegiatan Penanaman Mangrove

Yogyakarta, 28 Juli 2024 – Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan berkolaborasi dengan KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia ) Yogyakarta mengadakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Konservasi Mangrove Wanatirta, Kulon Progo, Yogyakarta. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi kepada para peserta untuk lebih peduli dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan sekitar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Juli 2024 ini diikuti mulai dari Mahasiswa hingga Masyarakat umum di sekitar Yogyakarta. Acara dimulai dengan sambutan oleh ketua panitia kegiatan penanaman mangrove, Aditya Valentino.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Warso Suwito selaku pengelola Kawasan Konservasi Mangrove Wanatirta, Kulonprogo. Beliau menyampaikan materi mengenai sejarah mangrove, potensi keberhasilan mangrove di kawasan tersebut, dan juga menganai tatacara penanaman mangrove. Pemaparan materi ini bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan mahasiswa dan masyarakat umum mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam yang dapat diwujudkan dengan menanam mangrove. Antusiasme peserta dalam sesi ini sangat baik, terbukti dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya pada sesi tanya jawab. Selanjutnya diadakan kuis berhadiah untuk 2 orang peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan tepat.

Setelah itu, para peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk mempermudah proses penanaman. Dengan semangat gotong royong, peserta menanam bibit mangrove di sepanjang tepi sungai yang telah ditentukan. Selain penanaman mangrove, acara juga diisi dengan kunjungan ke pantai dekat Kawasan Konservasi Mangrove Wanatirta dan makan siang bersama di   

Kegiatan penanaman mangrove diakhiri dengan penutupan oleh Master of Ceremony kegiatan tersebut.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir untuk generasi mendatang.

 

Penulis,

 

Ana Nur Wakhidah

Sekretaris Jenderal