Universitas Ahmad Dahlan Mengirimkan Dua Delegasi dalam Kegiatan Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting (NSLSM) 2023

Universitas Ahmad Dahlan Mengirimkan Dua Delegasi dalam Kegiatan Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting

Yogyakarta, (11/9) 2023 – Universitas Ahmad Dahlan dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam acara “Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting” yang diselenggarakan oleh UI Green Metric di Universitas Padjajaran. Acara ini mengangkat tema penting, yaitu “Ekonomi Sirkuler,” dan menjadi ajang pertemuan bagi 74 peserta dari 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 4 hingga 6 September 2023.

Hari pertama dimulai dengan acara sambutan dan makan malam yang hangat di mana peserta mengenakan pakaian adat dari daerah asal mereka, guna menciptakan pembukaan yang meriah.

Hari kedua menjadi sorotan utama acara dengan beragam materi yang disampaikan, beberapa diantaranya: Penjelasan mengenai peringkat universitas dalam UI Green Metric, kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), serta pengenalan konsep metrologi. Selanjutnya mendalami konsep Ekonomi Sirkuler, termasuk sejarah perkembangan dan dampak dari Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, polusi, dan keanekaragaman hayati. Selain itu, dibahas juga peran ilmu ekonomi dalam menggali sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia, serta transformasi keberlanjutan. Dilanjutkan dengan penerapan ekonomi sirkuler di Universitas Padjadjaran berupa Diskusi tentang upaya penerapan UI Green Metric di lingkungan Universitas Padjajaran. Lalu membahas mengenai penerapan Ekonomi Sirkuler dalam dunia profesional, membahas teknologi termasuk perubahan berani dan adaptasi terhadap teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI). Materi terakhir, membahas tentang penerapan Ekonomi Sirkuler dalam bisnis, dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi untuk menciptakan produk yang aman dan memberikan edukasi mengenai pentingnya bahan alami agar tidak menimbulkan dampak negatif di masa depan.

Hari kedua diisi dengan diskusi dengan pembagian kelompok dan presentasi perwakilan kelompok, serta diskusi mengenai penerapan Ekonomi Sirkuler di kampus masing-masing hingga menciptakan ide inovasi dalam menyelesaikan masalah untuk materi presentasi.

Hari ketiga, peserta diajak untuk menjelajahi ekosistem di kampus Universitas Padjajaran, termasuk Arboretum yang telah ada selama hampir 28 tahun dan memiliki sumber mata air. Peserta juga dapat mengamati tumbuhan khas Jawa seperti Siputri, Saninten, dan Kwijan. Ekosistem ini memberikan peluang bagi penelitian dan riset yang beragam.   

Acara dilanjutkan dengan studi tour menggunakan bis kampus melewati berbagai fasilitas penting di Universitas Padjajaran, termasuk Fakultas Kedokteran, Perpustakaan Pusat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta menghampiri Gedung Rektorat.

Salah satu delegasi dari Universitas Ahmad Dahlan, Exan Nudin berpendapat bahwa kegiatan ini sangat luar biasa karena memberikan kesempatan belajar bersama tentang pentingnya Ekonomi Sirkuler dalam mencapai tujuan keberlanjutan, baik dalam lingkungan kampus maupun Indonesia yang hijau dan berkelanjutan.

Acara ini telah memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan dan pentingnya Ekonomi Sirkuler bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Universitas Ahmad Dahlan berharap untuk terus berkontribusi dalam memajukan isu-isu penting ini.

UI Green Metric berharap bahwa kegiatan ini telah memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai Ekonomi Sirkuler dan mendorong kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami berterima kasih kepada semua peserta yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.

 

Penulis:

Exan Nudin

Anggota Green Campus Community

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

UAD melakukan pengelolaan sampah selama pelaksanaan P2K

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dengan mengeluarkan himbauan khusus kepada seluruh komunitas kampus terkait pengelolaan sampah di Universitas Ahmad Dahlan.

Himbauan ini disampaikan oleh pihak manajemen kampus sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Program Pengenalan Kampus (P2K) 2023 ini merupakan tahap awal bagi mahasiswa baru UAD untuk mengenal lingkungan kampus, mengikuti orientasi akademik, dan memulai perjalanan pendidikan tinggi mereka.

Gerakan pengelolaan sampah ini disepakati bersama dengan nama “Dahlan Muda Environmental Action”.

Adapun relawan yang turut berperan dalam pemindahan dan pengangkutan sampah dijuluki dengan nama “Warrior Waste. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi sampah dan mengedukasi mahasiswa baru terkait cara pemilahan sampah yang benar serta membantu mengurangi produksi sampah dari kampus.

Kegiatan pengelolaan sampah ini berlangsung sejak 12-16 September 2023, yakni sejak Opening P2K 2023 hingga Closing P2K 2023 yang berlokasi di JEC dan Kampus UAD 1-5. Dalam kegiatan pengelolaan sampah ini, Green Campus Community bersama Kementerian Lingkungan Hidup BEM Universitas turut menjaring mitra ketiga yakni, mitra Duittin yang bertugas menimbang sampah yang sudah terpilah seperti kardus dan plastik yang nantinya akan dirupiahkan. Hasil dari sampah yang dikonversikan menjadi uang, rencananya akan disedekahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Annisa, selaku salah satu Warrior Waste dari gerakan Dahlan Muda Environmental Action ini mengatakan bahwa, “Kegiatan pemilahan sampah ini sangat bagus dan turut mengedukasi para relawan, tidak hanya para mahasiswa baru yang teredukasi, tapi saya pribadi, yang turut serta terjun di lapangan seperti mengangkut sampah dan mengawasi ketika maba memilah sampah jadi semakin sadar, pentingnya memilah sampah di zaman yang bumi sudah semakin tua ini.”

Harapannya, dengan adanya kegiatan pemilahan sampah selama P2K UAD 2023, seperti yang disampaikan oleh Annisa, mampu menimbulkan rasa ingin beraksi untuk memilah sampah pada jiwa mahasiswa baru.

“Peduli Sampahmu, Bersih Kampusku.”

 

Penulis: Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Ormawa Green Campus Community Turut Membersamai Tim PPKO dalam Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket yang diadakan di Kalurahan Caturharjo, Pandak, Bantul

Green Campus Community Turut Membersamai Tim PPKO GCC UAD dalam Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket yang diadakan di Kalurahan Caturharjo, Pandak, Bantul.

Pada hari Jumat (9/1) 2023, Tim PPKO GCC menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket. Kegiatan ini adalah keberlanjutan dari sosialisasi dan koordinasi dalam pengelolaan sampah,  sebagai inovasi dari Tim arang briket sudah direncanakan dan didiskusikan  dengan Kepala desa Caturharjo beserta warga desa Caturharjo.

Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket menyasar para kader sampah desa Caturharjo dihadiri oleh Lurah dan warga Caturharjo, serta mahasiswa KKN. Ketua Tim PPKO GCC, Ancas Muftin Hanifa, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar dapat menjadikan sarana bagi TIM PPKO GCC, sebagai wadah penyebaran ilmu dan inovasi pembuatan arang briket dari olahan sampah organik yang dapat memberi dampak terhadap sektor ekonomi masyarakat desa setempat.

Lebih lanjut, dalam mempersiapkan serangkaian kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket, di hari sebelumnya, pada hari Kamis (31/8) 2023, Divisi Produksi dari Tim PPKO GCC dan Volunteer PPKO GCC  mengupayakan kegiatan Persiapan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket. “Persiapan yang kami upayakan ini  bertujuan untuk mengoptimalkan prosedur pembuatan arang briket yang nantinya akan ditampilkan di hadapan warga dan tamu undangan pada acara sosialisasi.” ujar Ariq, salah satu Volunteer PPKO GCC dalam keterangannya mengenai Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket.

Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi berlangsung antusias, para kader sampah yang terdiri atas bapak-bapak dan ibu-ibu sangat tertarik dengan inovasi pengelolaan sampah organik menjadi arang briket yang diinisiasi oleh Tim PPKO GCC.

Adanya kegiatan ini selaras dengan visi misi Green Campus Community yang berfokus pada pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Sebab itulah, Green Campus Community selaku Ormawa mendukung penuh kegiatan PPKO, serta turut menerjunkan beberapa volunteer dari Green Campus Community guna mendukung kegiatan PPKO GCC.

Akhirnya acara ini ditutup dengan dokumentasi bersama masyarakat desa caturharjo dan mahasiswa KKN.

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

 

FGD, Agenda Rutin GCC UAD dengan tema “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?!!”

Pada Jum’at malam (11/8), Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan (GCC UAD) telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan judul pembahasan, “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang bertempat di “Joglo den Baguse: kedai kopi & angkringan”, yakni sebuah tempat di Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sebelumnya bernama “Termangu Space & Bar”. Kegiatan FGD ini, dilakukan oleh para pengurus dan anggota GCC UAD 2023, den gan jumlah 14 orang.

Kegiatan FGD ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan dibuka oleh moderator sembari mempersilakan pemateri untuk memulai FGD. Kegiatan FGD dimulai dengan memaparkan file powerpoint dengan judul “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang kemudian melalui powerpoint yang dibagikan slide per slide, sang pemateri menjelaskan mengenai krisis sampah yang terjadi akhir-akhir ini, terutama mengenai fenomena tentang gunungan sampah yang mulai bermunculan di beberapa wilayah yang ada di Yogyakarta, mengingat pemerintah daerah setempat telah menutup sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Yogyakarta.

Setelah powerpoint tersebut selesai dipaparkan, kemudian pemateri mempersilakan para pengurus dan anggota untuk mulai berdiskusi mengenai permasalahan sampah tersebut. Selama diskusi berlangsung, ada yang mengajukan pertanyaan, ada yang berpendapat, ada yang mengkritik, ada juga yang memberikan saran. Di antaranya, ada yang menceritakan dampak yang dialami setelah adanya penutupan TPA Piyungan, seperti banyaknya sampah yang tak terurus, dan perubahan gaya hidup, seperti menggunakan totebag untuk berbelanja, atau bila terpaksa menerima kantong plastik dari penjual, maka kantong plastik tersebut disimpan untuk bisa digunakan kembali. Ada juga yang bertanya tentang pemilahan sampah, seperti sampah pasir kucing sekali pakai itu termasuk jenis sampah yang mana, sehingga sebagai jawaban sementara, perlu dilihat dulu itu pasir jenis apa, karena beragamnya jenis-jenis pasir kucing, dan untuk selanjutnya, GCC akan mempelajarinya lebih lanjut.

Sebelum diakhiri, ada juga yang menyampaikan pesan, bahwa untuk mengingatkan masyarakat tentang peduli sampah, seharusnya bukan hanya sekedar melalui seminar, forum, atau semacamnya mengenai go green, tapi juga ada aksi nyata pengabdian masyarakat untuk sadar akan pentingnya menanggulangi sampah. Setelah FGD selesai, pemateri mengakhirinya dan mempersilakan moderator untuk menutup kegiatan tersebut. Setelah selesai, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

cc

Kegiatan FGD ini merupakan program yang telah direncanakan oleh GCC UAD, di mana FGD sendiri merupakan program yang direncanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai masalah lingkungan dan kondisi kampus, serta mencari solusi dari penyelesaian masalah lingkungan yang dibahas. Selain itu, diharapkan kegiatan FGD ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pemateri FGD, Purwanti (Mahasiswa Teknologi Pangan angkatan 2021), menutup kegiatan ini dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk semakin peduli terhadap lingkungan, terutama mengenai pentingnya penanggulangan sampah.

 

Penulis:

Ahmad Sofhal Jamil

Moderator Focus Group Discussion

Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2023

UAD menjadi pembicara dalam Lokakarya UI GreenMetric Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia

Perwakilan Universitas Ahmad Dahlan yang diwakili oleh wakil rektor bidang keuangan, kehartabendaan, dan Administrasi Umum Ibu Dr.Utik Bidayanti, S.E., M.M sebagai pembicara dalam Lokakarya UI GreenMetric Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 26 Juli 2023 di Gedung AR Fachrudin A. Lokakarya bertema Innovations, Impacts, and Future Direction of Sustainable Universities ini dilaksanakan untuk mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di perguruan tinggi. Pada kesempatan ini Ibu Dr. Utik Bidayanti membagikan materi terkait pengelolan air di Universitas Ahmad Dahlan. “Universitas Ahmad Dahlan saat ini sudah melakukan pengelolaan air dimana air dikelola menjadi efektif sehingga sisa air limbah akan diolah kembali sehingga dapat dimanfaatkan” ungkap Dr. Utik Bidayanti.

 

 

 

Peringati Hari Mangrove Sedunia, GCC UAD adakan Penanaman Mangrove bersama Mahasiswa UAD

Penanaman Mangrove, Salah satu Program Kerja GCC UAD yang bertujuan untuk Meningkatkan Kepedulian Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan mengenai Pentingnya Menjaga Kelestarian Lingkungan.

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan kegiatan Penanaman Mangrove yang mengusung tema “Preserving Mangroves To Green The Coast”. Pada Sabtu (22/7 )2023 di Kawasan Mangrove Jembatan Api Api yang bertempat di Desa Jangkrang yang berada di Dusun Pasir Mendhit Kecamatan.Temon Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan Penanaman Mangrove ini mengikutsertakan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan sebanyak 41 Mahasiswa.

Dalam Kegiatan Penanaman Mangrove ini GCC dibantu oleh Tim Pengelola Mangrove Jembatan Api Api dalam pemberian materi tentang bagaimana cara budidaya mangrove dan dilanjutkan dengan pemberian arahan cara menanam Mangrove dengan benar. Dalam Kegiatan ini GCC menghadirkan dua pemateri yaitu Bapak Purwosarjono yang berfokus membahas tentang sejarah tempat dan proses pertumbuhan Mangrove. kemudian pemateri kedua, Bapak Handoko yang berfokus membahas cara penanaman Mangrove yang baik dan benar supaya mangrove dapat berkembang dengan baik. Pemberian materi ini merupakan salah satu tujuan untuk dapat menambah ilmu dan wawasan Mahasiswa UAD mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam yang dapat langsung diterapkan dengan menanam Mangrove. Antusias Mahasiswa UAD sangat baik, terbukti dengan banyaknya dalam pertanyaan kepada pemateri langsung sehingga mereka dapat langsung memanfaatkan ilmu yang telah diberikan di dalam dirinya.

   

Selain terdapat sesi pemberian materi dan tanya jawab antara pemateri dengan peserta, pada kegiatan ini juga dilakukan sesi penanaman Mangrove oleh Peserta dan Panitia. Antusias peserta dan panitia pelaksana untuk ikut menanam Mangrove sangat baik dan tentunya mempunyai tujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kontribusi Mahasiswa UAD dalam menjaga kelestarian lingkungan yang nantinya akan dinikmati oleh generasi yang akan datang karena bumi yang banyak pohon akan menjadikan udara terbebas dari polusi. Salah satu manfaat mangrove yaitu dapat mengendalikan perubahan iklim dan bermanfaat juga terhadap biota laut yang bisa menjadi tempat untuk berkembang biak.

Kegiatan Penanaman Mangrove ini merupakah salah satu cara dari GCC UAD untuk meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga Lingkungan supaya dapat menciptakan bumi yang terbebas dari polusi karena mangrove adalah salah satu flora yang dapat menyerap polusi di udara. Kegiatan ini merupakan program kerja dari GCC UAD, yang mana sekaligus sebagai peringatan Hari Mangrove Sedunia.

   

Setelah sesi penanaman Mangrove selesai maka dilanjutkan dengan sesi bersih bersih lalu ke sesi penutupan acara dalam agenda ini sebagai bentuk tanda terimakasih kepada pemateri yang telah membantu Green Campus Community untuk menyukseskan kegiatan ini maka dilakukan sesi pemberian Sertifikat yang diberikan oleh Zeda Kamila Akhyar selaku Ketua Divisi Pelatihan dan Pengabdian, kepada Bapak Purwosarjono dan pemberian Cendera mata yang berbentuk barang (Plakat) yang diberikan oleh Ummy Rosyidah selaku Ketua Panitia Pelaksana kepada Bapak Handoko sebagai kenang kenangan di Kawasan Mangrove Jembatan Api Api Kulon Progo.

 

Penulis :

Angga Sitepu

Sekretaris Panitia Penanaman Mangrove 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

FGD, Agenda Rutin Bulanan GCC UAD

Focus Group Discussion x Ramah Tamah, Diskusi dan Games seputar The Willow Project, guna Meningkatkan Pengetahuan dan Kemampuan Berpikir Kritis mengenai Dampaknya terhadap Lingkungan, sekaligus Mempererat Hubungan antara Para Pengurus dan Anggota GCC UAD 2023.

Pada Jum’at malam, 14 Juli 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan (GCC UAD) telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema “The Willow Project”, yang juga berkolaborasi dengan kegiatan GCC Ramah Tamah yang mengusung tema “Spin Your Name”, di Bumi Seduh Coffee, yang bertempat di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan,Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini, dilakukan oleh para pengurus dan anggota GCC UAD 2023, dengan jumlah 23
orang. Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan dibuka oleh moderator Ramah Tamah, yang kemudian mempersilakan moderator FGD untuk memulai FGD. Kegiatan FGD dimulai dengan membagikan file powerpoint tentang “The Willow Project”, yang kemudian sang moderator menjelaskan mengenai the Willow Project melalui powerpoint yang dibagikan slide per slide, sebagai bahan sekaligus pemancing FGD yang sedang dilaksanakan. Setelah powerpoint tersebut selesai dipaparkan, kemudian moderator FGD mempersilakan para pengurus dan anggota untuk mulai berdiskusi mengenai the Willow Project. Selama diskusi berlangsung, ada yang mengajukan pertanyaan, ada yang berpendapat, ada yang mengkritik, ada juga yang memberikan saran. Setelah FGD selesai dilakukan, moderator FGD menutupnya dan mempersilakan moderator Ramah Tamah untuk memulai kegiatan Ramah Tamah. Kegiatan tersebut dimulai dengan sebuah permainan berupa spin nama para anggota, menggunakan aplikasi yang ada di handphone, yang kemudian nama yang muncul diberi pertanyaan seputar the Willow Project, juga seputar kepedulian terhadap lingkungan yang lainnya. Sepanjang kegiatan Ramah Tamah berlangsung, melalui pertanyaan-pertanyaan yang diberikan, banyak jawaban-jawaban yang mengesankan, sehingga memukau para pengurus dan anggota yang lain, terutama yang mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Setelah selesai, kemudian kegiatan ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dari
kegiatan yang telah dilaksanakan.

Kegiatan FGD x Ramah Tamah ini merupakan kolaborasi antara dua program yang telah direncanakan oleh GCC UAD, di mana FGD sendiri merupakan program yang direncanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai
masalah lingkungan dan kondisi kampus, serta mencari solusi dari penyelesaian masalah lingkungan yang dibahas, dan GCC Ramah Tamah merupakan program yang direncanakan guna mempererat hubungan antara pengurus dan anggota, antara pengurus dan pengurus, serta antara anggota dan anggota GCC UAD. Selain itu, diharapkan kegiatan FGD x Ramah Tamah ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis mengenai peduli lingkungan, sekaligus diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Moderator FGD dan moderator GCC Ramah Tamah, Ahmad Sofhal Jamil (Mahasiswa Hukum angkatan 2021) dan Lusy Shafira Handayani (Mahasiswa Psikologi angkatan 2021), menutup kegiatan ini dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam berpikir kritis mengenai kepedulian terhadap lingkungan, terutama mengenai isu The Willow Project yang disebut-sebut memiliki dampak terhadap lingkungan, serta dapat mempererat hubungan antara para pengurus dan anggota GCC UAD.

Penulis:
Ahmad Sofhal Jamil
Moderator Focus Group Discussion “The Willow Project”
Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2023

GCC UAD Dampingi Tim PPKO GCC UAD Dalam Kegiatan Penerjunan Tim di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul.

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dampingi Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Dalam Kegiatan Penerjunan Tim di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul.

Pada Kamis (6/7) telah terlaksana kegiatan penerjunan tim Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) GCC UAD periode 2022. Acara ini dihadiri oleh Bapak Danang Sukantar, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa, Ibu Isana Arum Primasari S.T., M.T. selaku Dosen pembimbing, Bapak H. Wasdiyanto, S.Si. selaku Lurah Kalurahan Desa Caturharjo beserta jajarannya, Siti Amaliana Utari selaku Ketua Umum (Ormawa) GCC UAD. Beserta segenap tim PPKO GCC UAD 2023.

Kegiatan Penerjunan Tim Penguatan Kapasistas Organisasi (PPKO) GCC UAD periode 2023 diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Nurul Lailia, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan sambutan dari Bapak Danang Sukantar, Ibu Isana Arum Primasari, Bapak H. Wasdiyanto, dan Siti Amaliana Utari. Dilanjutkan dengan pemaparan program kerja yang akan dilaksanakan di desa Caturharjo oleh Ancas Muftin Hanifa, selaku Ketua Tim PPKO GCC periode 2023. Tema yang diambil dalam tim PKKO GCC UAD kali ini adalah Rumah Sampah Digital dengan Program ‘“Elaborasi dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Pada Rumah Kumpul Sampah Berbasis Aplikasi Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Caturharjo”.

Program kerja yang dipaparkan oleh Ancas Muftin Hanifa berkaitan dengan pengelolaan sampah dengan mengubahnya menjadi arang briket dan pemanfaatan aplikasi rumah sampah digital yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat desa Caturharjo. Harapannya dengan dilaksanakannya kegiatan penerjunan ini menjadi titik temu yang baik antara pihak kampus yaitu Tim PPKO GCC dengan pihak masyarakat untuk saling bersinergi dan berpartisipasi aktif guna melancarkan segenap program kerja yang akan terlaksana.

Setelah pemaparan program kerja dilanjutkan dengan penyerahan plakat secara simbolis oleh Bapak Danang Sukantar selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa kepada Bapak H. Wasdiyanto, S.Si. selaku Lurah Kalurahan Desa Caturharjo. Kegiatan Penerjunan Tim Penguatan Kapasitas Organisasi (PPKO) GCC UAD periode 2023 ditutup dengan sesi foto bersama.

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jendral GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Earth Love oleh Green Campus Community bersama Mahasiswa Beasiswa yang dilaksanakan di Pantai Tanggul Tirto, Bantul, Yogyakarta.

Gelar Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Beasiswa, Anggota Dan Pengurus GCC UAD Lakukan Pembersihan Pantai Tanggul Tirto, Bantul, Yogyakarta.

Pada hari jum’at (14/7), Green Campus Community (GCC) telah melaksanakan pengabdian masyarakat yang mengusung tema “ Aksi Nyata Bersih Pantai, Bersama Lestarikan Pesisir” di pantai tanggul tirto yang bertempat di Kawaru, Poncosari, Kec. Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan Bersama mahasiswa beasiswa, anggota dan pengurus Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan dengan jumlah 46 orang.

Kegiatan pembersihan pantai tanggul tirto dimulai pada pukul 15.00 WIB, sebelum kegiatan dilakukan dilakukan sambutan dari pengurus Kawasan pantai tanggul tirto dan juga sambutan dari ketua panitia kemudian dilanjutkan dengan briefing mengenai manfaat pembersihan pantai. Kemudian lanjut ke acara inti yaitu pembersihan pantai. Pembersihan pantai ini difokuskan pada sampah anorganik, seperti botol, plastik, dan limbah sampah rumah tangga, seperti popok bayi. Dikala pembersihan pantai berlangsung banyak dari anggota maupun pengurus GCC yang sangat antusias melakukan kegiatan tersebut dikarnakan timbulnya rasa tanggung jawab mereka akan kebersihan lingkungan khususnya daerah pesisir pantai. Setelah kegiatan selesai , ditutup dengan melakukan foto bersama seluruh peserta kegiatan earth love.

 

 

 

 

 

 

 

Pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu program kerja yang telah direncanakan oleh Green Campus Community dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan hidup di masa yang akan datang, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan khususnya di area pantai.

Ketua panitia Pengabdian Masyarakat Green Campus Community 2022, Mohammad Kukuh Santuso menutup dengan harapan bahwa Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan rasa tanggung jawab kita terhadap lingkungan  serta dapat menjaga alam kita yang indah ini. agar tidak tercemari lingkungan sekitar kita dengan sampah yang kita timbulkan dan juga dapat menambah rasa cinta kita akan keindahan alam yang di ciptakan ALLAH kepada kita sehingga dapat menambaha rasa syukur kita akan keagungannya.

 

Penulis :

Mohamad Kukuh Santuso

Ketua panitia kegiatan Earth Love

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

GCC UAD Adakan Studi Banding Bersama Bhumi, Universitas Negeri malang (UM)

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Studi Banding Bersama Bhumi, Universitas Negeri malang (UM)

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan Studi Banding secara Daring pada hari Ahad (11/6) bersama partner Bhumi dari Universitas Negeri Malang yang mengusung tema “Eco-Leadership: Sharing Together For a Greener Future“. Bersama Hijaukan UM dan Indonesia atau yang biasa disingkat dengan “Bhumi” merupakan komunitas pra-UKM yang terbentuk untuk mengatasi problematika lingkungan hidup. Tujuan dari dibentuknya Bhumi yaitu untuk mewadahi minat dan partisipasi mahasiswa UM dalam mengatasi isu-isu lingkungan hidup, khususnya di sekitar lingkungan Universitas Negeri Malang.

Studi Banding ini diselenggarakan oleh Divisi Eksternal GCC UAD yang dihadiri oleh pengurus GCC UAD 2023 dan juga pengurus dari Bhumi. Divisi Eksternal berinisiasi melaksanakan kegiatan studi banding ini bertujuan untuk menambah relasi dan pengetahuan mengenai teknis berorganisasi dan meningkatkan kualitas SDM, di mana salah satu manfaat dari adanya studi banding ini yaitu memberi pencerahan atau inspirasi kepada pengurus dari komunitas tersebut, agar mendapat semangat baru dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam kepengurusan pada satu periode kedepan.

Kegiatan Studi Banding dimulai pada pukul 08.30 WIB, dikarenakan kegiatan ini dilaksanakan secara daring, panitia studi banding berkumpul di salah satu ruang kelas di Gedung Utama kampus 4 UAD dengan tujuan agar memudahkan koordinasi acara. Serangkaian acara kegiatan diawali dengan sambutan oleh Amisha Zarani selaku Ketua Panitia, dilanjutkan sambutan oleh Ketua Umum GCC UAD, Siti Amaliana Utari, sambutan Ketua Umum dari Bhumi UM, tetapi dikarenakan Ketua Umum Bhumi sedang berhalangan hadir maka sambutan diwakilkan oleh Nur Aida selaku Wakil Ketua dari Bhumi. Kegiatan selanjutnya disambung dengan pengenalan komunitas, penyampaian program kerja, dan sesi tanya jawab dari kedua belah pihak antara GCC UAD maupun Bhumi UM.

Dalam kepengurusan GCC UAD memiliki 6 divisi, namun Bhumi memiliki 9 divisi, tentunya dengan adanya perbedaan divisi tersebut kami saling bertukar pengetahuan seputar program kerja tiap divisi yang ada. Sebagai sesama komunitas atau organisasi yang bergerak dalam bidang lingkungan kami banyak memiliki topik untuk dibahas lebih dalam, bukan hanya sekedar membahas tentang bagaimana program kerja atau manajemen kepengurusan masing-masing komunitas, akan tetapi juga membahas mengenai isu-isu lingkungan yang ada.

Melihat kondisi bumi kita yang kian mengkhawatirkan karena sudah mulai menua dan rusak membuat kami prihatin, maka dengan itu kami selaku komunitas yang bergerak di bidang lingkungan hidup sepakat berinisatif untuk setidaknya menjaga keadaan bumi ini agar tidak semakin rusak. Salah satu kontribusi yang terlihat paling mudah dan sepele dalam menjaga bumi yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menerapkan reduce, reuse, dan recycle (3R).

Akhirnya acara Studi Banding ini ditutup dengan sesi dokumentasi dan penyerahan penghargaan. Penyerahan penghargaan berupa sertifikat dan plakat yang dikirimkan langsung ke Universitas Negeri Malang melalui jasa ekspedisi sebagai bentuk ucapan terima kasih dari Green Campus Community kepada Bhumi karena sudah berkenan menjadi partner dalam kegiatan Studi Banding.

 

Penulis

Amisha Zarani

Ketua Panitia Kegiatan Studi Banding

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.