Penanaman Pohon di Lingkungan Kampus Utama UAD

Telah dilaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan kampus UAD 4 yang dihadiri langsung oleh bapak Rektor UAD Dr. Muchlas M.T pada Rabu 14/4/2021 dalam kesempatan tersebut Pak Rektor langsung melakukan penanaman dilingkungan kampus 4. Pohon-pohon yang ditanam merupakan jenis pohon langka dan ada pertimbangan dari pimpinan untuk memilih pohon tersebut. Untuk penanamannya juga ada pertimbangan untuk masa pertumbuhan pohon tersebut demi mewujudkan kampus hijau serta berwawasan lingkungan.🌿🌿🌿

Documentasi kegiatan

Workshop Pengelolaan Sampah Organik di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Yogyakarta – Jumat, 9 April 2021 Tim UI Matrik Hijau UAD memberikan Workshop pengelolaan sampah organik kepada Unit Kerumahtanggaan (KRT) Kampus 1,2,3,4,5 dan 6 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Tujuan diadakannya lokakarya tersebut agar dapat memberikan pengetahuan dan ilmu baru kepada KRT di masing-masing kampus untuk dapat membantu sampah organik menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan kembali. TIM UIGM UAD yang diketuai oleh Bapak Okka Adiyanto, STP, M.Sc. menyatakan bahwa pelaksanaan lokakarya tersebut menjadi salah satu program dalam perencanaan perankingan UIGM UAD tahun 2021.

Dalam pengelolaan sampah organik yang disampaikan oleh Ibu Gita Indah Budiarti, ST, MT memberikan materi yang terkait dengan sampah organik dan anorganik, jenis-jenis pupuk kompos, alat dan bahan pembuatan pupuk kompos, cara pembuatan bioaktivator, cara pembuatan pupuk kompos, dan melakukan praktek langsung terkait cara pembuatan pupuk kompos yang dilaksanakan di laboratorum teknik industri Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Harapannya dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah menjadikan sampah yang ada di Universitas Ahmad Dahlan dapat di olah sepenuhnya.

International Webinar : Heal the world, and be the part of it

Selasa 6 April 2020, telah dilaksanakan webinar internasionalΒ  dengan tema “Saving the environment, creating a better future settlement” yang diadakan oleh Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan. Webinar tersebut dihadiri langsung oleh pembicara yang berasal dari Thailand yaitu Prof. Thunyalux Ratpukdi, Ph.D – Khon Khaen University dan pembicara kedua berasal dari Malaysia yaitu Associates Prof. Ts. Dr. Effendi Mohamad – University Teknikal Malaysia Melaka (Utem) serta pembicara ketiga berasal dari Indonesia yaitu Dr. Siti Mahsanah Budijati STP, MT. – Ahmad Dahlan University. DalamΒ  webinar tersebut diawali dengan pembukaan oleh MC yaitu bapak Hapsoro Agung Jatmiko S.T., M.Sc dan dipandu langsung moderator ibu Hayati Mukti Asih S.T., M.Sc., Ph.D. Webinar tersebut berlangsung sangat serius dihadiri oleh 222 peserta dengan

materi pertama membahas topik “Biofiltration for treatment of recent emerging contaminants in water : current and future perspective.

Materi kedua membahas topik “Manufacturing sector”

Materi ketiga membahas topik “Reverse Logistic and Handling of Used Cell Phones”

~Quotes of the day~

[QUOTES OF THE DAY]
By : @tatbita.suhariyanto

Be part of solution, not part of pollution

Mahasiswa keren itu bawa tumblr

Buah duku dari Maluku
Sampahku tanggung jawabku

Habis minum susu
Terus minum jamu
Jangan bilang I love you
Kalau zero waste bukan gaya hidupmu

Habis manis sepah dibuang
Kau campakkan aku tanpa pikir panjang
Hingga di perairan aku mengambang

Menuju Earth Hour

Pelaksanaan Earth Hour akan kembali dilakukan pada Sabtu, 27 Maret 2021 pada pukul 20.30-21.30 pada waktu setempat dengan metode online atau daring. Earth Hour tahun ini akan diikuti oleh 32 kabupaten/kota dan provinsi dan akan berpusat di Bandung, Jawa Barat.
Tahun ini Earth Hour di dunia sudah diikuti oleh 190 negara dan di Indonesia ada 32 kota, kabupaten dan provinsi yang akan berpartisipasi dan diikuti oleh 2.000 volunteer aktif di seluruh Indonesia.
.
Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang digawangi oleh WWF pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk pemadaman lampu selama satu jam sebagai usaha meningkatkan kesadaran akan perlunya langkah serius menghadapi perubahan iklim.
.
Dalam peringatan pada 2021 yang masih dibayangi oleh pandemi COVID-19 di mana pembelajaran bahwa manusia bergantung pada alam. Pandemi yang terjadi sejak 2020 dan serangkaian bencana alam menyadarkan bahwa manusia akan menanggung konsekuensi dan dampak atas segala perubahan yang terjadi pada alam, baik dalam hal sosial, ekonomi, ekologi maupun kesehatan.
.
Inilah saatnya bagi kita untuk menjaga Bumi kita dan keanekaragaman hayatinya dan memastikan bahwa sumber daya tersebut berkelanjutan sampai dengan generasi penerus kita nantinya
.
Tahun ini penting bagi Bumi, karena para pemimpin politik akan mengambil keputusan terkait perubahan iklim dan pelestarian iklim.
.
Momen Earth Hour itu akan dilaksanakan secara daring selama 360 menit di kanal media sosial Earth Hour Indonesia, dan terhubung dengan masyarakat di berbagai belahan Bumi yang berbeda.
.
#weareuad
#uadyogyakarta
#uadjogja
#muhammdiyah
#earthhour2021

Open Recruitmen Green Campus Community

Assalamu’alaikum wr wb.
πŸŒ±πŸƒπŸŒ±πŸƒπŸŒ±πŸƒπŸŒ±πŸƒπŸŒ±πŸƒπŸŒ±
Selamat pagi, Sobat Bumi!

Kami dari Green Campus Community mengundang teman2 sekalian untuk bergabung bersama komunitas peduli lingkungan Universitas Ahmad Dahlan.

Apa saja yang bisa dilakukan di komunitas ini?
1. Tergabung dalam kegiatan kampanye2 lingkungan
2. Berkesempatan terjun langsung ke masyarakat untuk kegiatan pembinaan lingkungan hijau
3. Mempunyai pengalaman ikut kegiatan peduli lingkungan seperti penghijauan kampus, bersih2 pantai, kegiatan daur ulang sampah, pembuatan kompos, dan lain sebagainya
4. Punya kenalan dan jaringan yang luas di dalam kampus maupun di luar kampus.

πŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒπŸ‚πŸƒ

Komunitas ini tumbuh bersama orang-orang yang peduli akan hijaunya kampus dan lestarinya bumi ini.

Untuk bergabung, silakan klik link berikut ini:
http://bit.ly/GreenCampusUAD2021

CP:
Titis (087848404140)
Tatbita (085730202070)

Salam lestari!
Wassalamu’alaikum wr wb

Hari Meteorolgi

Setiap tanggal 23 Maret diperingati sebagai Hari Meteorologi Sedunia. Hal ini berdasarkan terbentuknya World Meteorological Organization (WMO) pada 23 Maret 1950.

WMO adalah organisasi yang bertujuan untuk membangun jaringan stasiun meteorologi. Organisasi ini menyediakan keamanan pangan, sumber daya air, dan transportasi.

Tanggal 23 Maret, sebagai peringatan Hari Meteorologi Dunia banyak sumber telah menyebutkan pada hari ini telah terjadi fenomena astronomi yang disebut sebagai fenomena Equinox.

Fenomena Equinox merepakan terjadinya peningkatan suhu ekstrem yang bisa memicu sun stroke dan dehidrasi, BMKG menyatakan ini merupakan fenomena biasa.

Fenomena Equinox terjadi ketika matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun.

Berdasarkan sumber sejarah yang menyebutkan Hari Meteotologi Sedunia atau World Meteorological Day, pada tanggal yang sama di tahun 1950 sebuah badan spesialisasi di bidang Meteorologi di bawah naungan PBB bernama World Meteorological Organization (WMO) berhasil dibentu yang beranggotakan 188 negara.

Hari Air Sedunia

Pada tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia (World Water Day

Penetapan tersebut, sesuai kesepakatan pada sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 22 Desember 1992. Kemudian, peringatan Hari Sedunia pun dimulai pada 1993. Setiap tahunnya, tema Hari Air Sedunia berbeda.

Sehingga pada tahun ini, tema Hari Air Sedunia adalah Valuing Water. Valuing Water membahas tentang arti air bagi manusia dan bagaimana kita dapat melindungi sumber daya vital ini dengan lebih baik Air memiliki peranan penting dalam kehidupan kita. Sehingga, perlu dijaga agar air senantiasa tersedia dengan kuantitas dan kualitas yang memadai.

Hari Hutan Sedunia

International Day of Forest atau Hari Hutan Sedunia ditetapkan oleh PBB dalam resolusi PBB 67/200 pada 21 Desember 2012, secara singkat penjelasan dari PBB mengenai tujuan memperingati Hari Hutan Sedunia adalah untuk menyadarkan seluruh masyarakat bahwa pentingnya menjaga kelestarian hutan bagi keberlangsungan seluruh makhluk hidup di bumi.

Mulanya hari ini diperingati sebagai World Forestry Day pada tahun 1971, yang mengusulkan ide ini adalah Konferensi Organisasi Pangan dan Pertanian yang ke-16 yang jatuh setiap tanggal 21 Maret.

Peringatan Hari Hutan Sedunia diadakan dengan tujuan agar kita semakin sadar dan peduli tentang betapa pentingnya hutan bagi kehidupan setiap makhluk hidup yang tinggal di bumi kita ini.

Ada berbagai ekosistem yang tinggal di dalam hutan, jika hutan terus dihabisi maka akan banyak kerugian yang kita rasakan, pasalnya bukan hanya kita yang membutuhkan hutan tetapi juga para generasi penerus kita.

Selain itu dengan semakin banyaknya hutan yang hilang menyebabkan perubahan iklim yang akan berpengaruh pada kehidupan kita sehari-hari, contohnya pemanasan global

Pada tanggal 21 Maret pada setiap tahunnya negara-negara didorong untuk melakukan upaya berskala lokal, nasional maupun internasional untuk membuat acara yang masih bersinggungan dengan hutan dan pohon.

Contohnya yang terjadi di Indonesia para aktivis lingkungan merayakan Hari Hutan Sedunia dengan berbagai macam acara. Pada tahun 2020 contohnya negara kita memperingati Hari Hutan Sedunia dengan tema β€˜Hutan dan Keanekaragaman Hayati’ dan acara yang berlangsung berupa kampanye penanaman pohon dan edukasi terkait hutan, pohon dan segala ekosistem di dalamnya.

Hari Peduli Sampah Nasional

21 Februari merupakan Hari Peduli Sampah Nasional. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan media menumpuknya bakteri dan virus penyebab penyakit. Penyakit diare, kolera, tifus dapat menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan sumber air minum. Penyakit demam berdarah dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.

Berikut manfaat yang didapatkan jika kita membuang sampah pada tempatnya:

  • Menjaga kebersihan
    Bersih pangkal sehat, jika menginginkan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar untuk sehat, maka kebersihan yang harus menjadi awal untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Mencegah banjir
    Banjir merupakan bencana. Sampah yang berhamburan bisa menghambat aliran air dan resapan air. Perlu diperhatikan disini, agar setiap keluarga menyediakan bak sampah, agar bisa meminimalisir sampah berhamburan di tempat yang tidak seharusnya.
  • Mencegah bau tidak sedap
    Bau tidak sedap dari sampah yang dihasilkan sangat mengganggu dan mengundang bibit penyakit ke dalam tubuh manusia pada khususnya.
  • Agar terlihat rapi dan indah
    Kerapian dan keindahan dambaan setiap orang dalam mengelola lingkungan sekitar. Sampah bisa merusak pandangan dan membuat hati menjadi tidak nyaman ketika sampah bertebaran dimana-mana.
  • Memudahkan daur ulang sampah
    Sudah banyak yang bisa dihasilkan dari manfaat sampah yang dipilih dan diolah kembali menjadi produk berguna. Semakin banyak kita peduli akan bermanfaatnya membuang sampah pada tempatnya, maka akan membantu program dan proses daur ulang sampah menjadi baik.
  • Mencegah kerusakan tanah dan air
    Sampah yang berasal dari logam, kimia atau plastik bisa merusak unsur pada tanah dan air sehingga kemurnian dan kesuburan dari tanah dan air semakin tercemar. Dengan selalu membuang sampah tersebut pada tempatnya, maka kita akan mengurangi peluang tercemarnya tanah dan air yang selalu menjadi salah satu penopang hidup.

Membuang sampah pada tempatnya merupakan perbuatan baik yang positif yang harus dijadikan sebagai suatu kebiasaan sehari-hari agar dapat menjadi teladan bagi orang lain. Mari kita jadikan hari peduli sampah nasional ini sebagai ajang untuk meyadarkan diri kita untuk tetap membuang sampah pada tempatnya.