Posts

Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aroma

Pada hari Rabu, 12 Juni 2024, Green Campus Community mengadakan pembuatan lilin aroma yang dihadiri oleh para pengurus komunitas. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi para pengurus Green Campus Community bahwa limbah minyak goreng rumah tangga dapat menjadi bahan baku pembuatan lilin aroma.

Pembuatan dimulai pukul 15.00 WIB di Warung Jawi, Kegiatan ini di demonstrasikan langsung oleh kak dwi wahyu utami,lalu peserta diperkenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aroma, seperti gelas ukur, parafin, dan cara menyaring limbah minyak goreng serta teknik-teknik dasar pembuatan lilin yang ramah lingkungan.

Pengurus GCC dengan antusias mengikuti tutorial praktis pembuatan lilin aroma. Selama sesi praktik, mereka diberi kesempatan untuk mencoba sendiri teknik yang diajarkan, di bawah bimbingan langsung dari instruktur pelatihan, Dwi Wahyu Utami.

Di tengah acara, pengurus juga menghabiskan waktu berbincang santai sehingga dapat semakin mempererat keakraban antara pengurus satu dengan yang lain.

Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Para pengurus komunitas mengungkapkan kepuasan mereka terhadap kegiatan ini, karena selain mendapatkan pengetahuan tentang pembuatan lilin aroma, keakraban para pengurus juga semakin erat.

 

Penulis

 

Ana Nur Wakhidah

Sekretaris Jenderal

WUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI FORUM MUSYAWARAH BESAR III

[WUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI FORUM MUSYAWARAH BESAR III]

Pada hari Minggu-Selasa, 07-09 Januari 2024, Green Campus Community melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar III dengan tema kegiatan “The New Action of Greenovation: Regenerasi Kepengurusan yang Beraksi, Berkolaborasi, dan Wujudkan Inovasi Berkelanjutan.”

Kegiatan Musyawarah Besar III diikuti oleh anggota dan pengurus Green Campus Community. Adanya kegiatan Musyawarah Besar III bertujuan untuk memperbarui Garis Besar Haluan (GBH) & Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) komunitas, mengevaluasi kinerja, program kerja, agenda, dan laporan pertanggung jawaban seluruh pengurus Green Campus Community periode 2023 dan menetapkan Nahkoda Kepengurusan selanjutnya.

Wakil Ketua Panitia Musyawarah Besar III, Haura Ajarina, mengatakan bahwa adanya kegiatan Musyawarah Besar III menjadi sebuah forum yang dilengkapi dengan berbagai peraturan dan sebagai sebuah forum untuk mengevaluasi seluruh kinerja pengurus 2023. Evaluasi tersebutlah yang nantinya akan diperbaiki untuk kemajuan kepengurusan Green Campus Community periode 2024.

Dengan adanya Musyawarah Besar III yang dilaksanakan selama tiga hari yang menghasilkan beberapa hal, sebagai berikut:

1. Tata Tertib Sidang
2. Garis Besar Haluan (GBH) dan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) Green Campus Community periode 2024.
3. Saran dan rekomendasi untuk seluruh divisi.
4. Terpilihnya Ketua Umum Green Campus Community berdasarkan suara musyawirin dari Musyawarah Besar III.

Hasil-hasil tersebut disetujui secara kolektif dalam kegiatan Musyawarah Besar III.

Kemudian, sebagai bentuk apresiasi kepada pengurus dan anggota Green Campus Community periode 2023, Pengurus Harian Green Campus Community memberikan sedikit kenang kenangan melalui penghargaan atau biasa dikenal dengan sebutan “GCC Award” kepada anggota terpilih yang terdiri atas bermacam-macam kategori. Dibuka juga sesi kesan dan pesan yang dilaksanakan dengan penyampaian dan tertulis dalam bentuk surat. Setelahnya ditampilkan pula bentuk apresiasi dari tim Media & Publikasi Green Campus Community 2023 melalui Video After Movie yang dipublikasikan pula di kanal Youtobe Official GCC UAD.

Kegiatan Musyawarah Besar III ditutup dengan Colour Fun sebagai refreshing sesi persidangan di hari sebelumnya dengan antusiasme tinggi dari peserta Musyawarah Besar III Green Campus Community. Selanjutnya sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk kenang kenangan kepengurusan GCC UAD periode 2023.

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

 

MAHASISWA UPNVY PINDAH KE UAD?

MAHASISWA UPNVY PINDAH KE UAD?

Pada Ahad, 11/12 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan GCC UAD telah mengadakan Studi Banding Bersama Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY. Studi banding ini memberikan kesempatan kepada pengurus Green Campus Community untuk menjalin hubungan baik dengan pengurus Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY.  Acara ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan dengan tema “Eco Leadership; Sharing Together Grow Stronger.” Acara ini digelar dengan konsep Focus Group Discussion dengan menggabungkan divisi dan departemen yang selaras sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Acara ini dimulai dengan pemaparan program kerja dari SRE UPNVY dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari GCC UAD. Setelah masing-masing menyampaikan program kerjanya, dilanjutkan dnegan diskusi antar divisi dan departemen yang selaras dengan metode Focus Group Discussion. SRE memiliki 7 departemen, yaitu Executive Director, Implementation and Innovation, Academic, Human Resource Development, Public relation, Creative Multimedia, dan Marketing. Sedangkan GCC UAD memiliki 7 divisi, yaitu Pengurus Harian, Internal, Eksternal, Kewirausahaan, Pelatihan dan Pengabdian, Riset dan Keilmuan, serta Media dan Publikasi. Untuk divisi dan departemen yang selaras, yakni:

  1. Executive Director dengan Pengurus Harian
  2. Implementation and Innovation dengan Pelatihan dan Pengabdian
  3. Academic dengan Riset dan Keilmuan
  4. Human Resource Development dengan Internal
  5. Public relation dengan Eksternal
  6. Creative Multimedia dan Marketing dengan Media dan Publikasi
  7. Executive Director (Finance) dengan Kewirausahaan

Diskusi antar divisi dan departemen dilakukan secara terpisah membentuk kelompok-kelompok kecil sehingga lebih nyaman untuk berdiskusi serta dapat lebih saling mengenal satu sama lain. Pada diskusi ini masing-masing anggota divisi bergantian untuk bertanya dan berbagi pengalaman selama menjadi pengurus, seperti program kerja yang telah terlaksana serta program kerja yang akan dilaksanakan.

Setelah pemaparan program kerja dan diskusi antar divisi, seluruh peserta studi banding dipandu untuk kegiatan ice breaking untuk menambah keseruan acara studi banding. Permainan yang ada di ice breaking ini berhasil membuat pengurus GCC UAD dan SRE UPNVY menjadi lebih akrab.

Diadakannya Studi Banding ini dengan tujuan sebagai bahan kajian dan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan, mendukung kemajuan dalam menjalankan tugas dan kepengurusan, serta untuk mengevaluasi bagaimana kedua komunitas ini beradaptasi dengan perubahan lingkungan, mengelola sampah, dan mengedukasi mahasiswa lain untuk mencintai bumi.

“Studi Banding ini diharapkan kedepannya kita dapat berkontribusi dan saling bersinergi untuk menyebarluaskan dan mengupayakan keberlangsungan Green kampus,” Ketua Umum Green Campus Community, Siti Amaliana Utari dalam sambutannya.  Setelah diadakannya Studi Banding ini diharapkan dapat menjalin silturahmi antar komunitas dan dapat mengadakan kerja sama di kemudian hari.

 

Penulis:

Mutiara Husna

Sekretaris Panitia Studi Banding

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

GCC UAD ajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk sadar dan peduli terhadap lingkungan melalui seminar lingkungan nasional.

GCC UAD ajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk sadar dan peduli terhadap lingkungan melalui seminar lingkungan nasional.

(29/10) Sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, Divisi Riset dan Keilmuan Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Lingkungan tingkat Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 2023 secara offline dan online di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Seminar Lingkungan yang diadakan Green Campus Community merupakan realisasi dari salah satu program kerja Divisi Riset dan Keilmuan. Seminar Lingkungan yang diadakan oleh Green Campus Community ini menghadirkan 3 (Tiga) pemateri hebat yang ahli dibidang lingkungan serta dihadiri kurang lebih 200 mahasiswa/mahasiwi di Indonesia secara offline maupun online.

Pada acara Seminar Lingkungan Nasional ini, kami mengangkat tema “Mahasiswa dan Kesadaran Lingkungan : Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan” yang mana memiliki makna bahwa sebagai mahasiswa generasi muda, kita harus sadar dan ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan.

Rangkaian acara Seminar Lingkungan Nasional ini dibuka dengan diawali pembukaan oleh master of ceremony yang selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Oktaviani Nur Istiqomah selaku Ketua Pelaksana, Siti Amaliana Utari selaku Ketua Umum GCC UAD, Bapak Okka Adiyanto, S.T.P.,M.Sc. selaku Pembina GCC UAD serta Bapak Dr. Caraka Putra Bakti, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan BIMAWA UAD.

Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi dari 3 pemateri yang dipandu oleh saudari Dyah Ayu Regita Putri selaku moderator pada acara ini. Sesi penyampaian materi diawali dengan pemaparan dari Bapak Rudi Suharta, S.IP., M.M. selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Bantul yang menyampaikan mengenai kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Kabupaten Bantul. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi dari Ibu Dedi Wijayanti, S.Pd., M.Hum. yang merupakan Dosen PBSI UAD dan penggiat lingkungan yang menyapaikan materi terkait pengelolaan sampah berbasis sumber untuk mendukung Gerakan Bantul Bersama serta dilanjutkan penyampaian materi dari Rena Selvia yang merupakan Duta Lingkungan Universitas Islam Negeri Wali Songo, Semarang yang menyampaikan materi terkait peran generasi muda sebagai agent of change dalam pelestarian lingkungan.

Setelah sesi penyampaian materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pengumuman pemenang lomba video reels tingkat Provinsi DIY yang sebelumnya telah diadakan sejak pertengahan bulan September. Kemudian untuk menandakan acara telah selesai tidak lupa ditutup dengan sesi foto bersama dan pengucapan salam penutup.

Dengan berakhirnya acara Seminar Lingkungan Nasional ini, diharapkan mahasiswa yang mengikuti acara ini semakin peduli terhadap lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan. Segenap panitia penyelenggara acara Seminar Lingkungan Nasional GCC UAD juga berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan lagi ditahun-tahun berikutnya dengan berbagai macam topik yang dibahas.

 

Penulis:

Oktaviani Nur Istikomah

Ketua Panitia Pelaksana Acara

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Green Campus Community Bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan Menyalurkan Donasi Air Bersih Melalui Lazismu Bantul di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul.

Green Campus Community Bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan Menyalurkan Donasi Air Bersih Melalui Lazismu Bantul di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul.

Bencana kekeringan akibat perubahan iklim yang cukup drastis mengubah cuaca di Indonesia. Perubahan cuaca inilah yang mengakibatkan hujan tidak kunjung turun sehingga ketersediaan air bersih menjadi minim. Ketersediaan air bersih yang minim menjadi bencana kekeringan yang dialami oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul. Bencana kekeringan menimbulkan dampak masalah yang lebih serius. Karena air adalah sumber utama kehidupan bagi masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada hari Sabtu, 14 Oktober 2023, Green Campus Community bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan menyalurkan donasi air bersih melalui Lazismu Bantul, di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul. Dropping air ini merupakan respon kami terkait bencana kekeringan bantul, di Desa geger ini terdapat kurang lebih 90 rumah dan sekitar 130 an KK, yang setiap harinya memerlukan 4 tangki air bersih.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rendi Herinarso, selaku Presiden Mahasiswa BEM Universitas Ahmad Dahlan, Dwi Herdila Cahyani Putri segenap staff BEM Universitas Ahmad Dahlan, Siti Amaliana Utari, selaku Ketua Green Campus Community, dan Donasi air bersih diperoleh Green Campus Community dan BEM Universitas Ahmad Dahlan melalui aksi Dahlan Muda Environmental Action dengan gerakan pemilahan sampah yang bertanggung jawab bersama Tim Warrior Waste selama Program Pengenalan Kampus (P2K UAD). Lalu GCC UAD melaksanakan penggalangan donasi sedekah air selama 2 minggu. Penggalangan donasi air yang melebihi jumlah perkiraan karena antusiasme donatur, yang akhirnya dana donasi sedekah air turut dialokasikan ke pembuatan sumur BOR yang tujuannya untuk dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi masyarakat setempat.

Menurut penuturan Siti Amaliana Utari, selaku Ketua Umum Green Campus Community periode 2023 mengatakan bahawa “Adanya kegiatan donasi air membuka hati dan jiwa kita untuk berusaha tidak melakukan pemborosan air di masa kekeringan ini. Karena di wilayah lain, ternyata ada begitu banyak masyarakat yang membutuhkan air, semoga sedikit yang dapat kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Geger.”

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.