Posts

The New Action of Greenovation GCC UAD Periode 2024

Pelantikan Pengurus Green Campus Community Periode 2024 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dengan tema kegiatan “The New Action of Greenovation”. Tema pada kegiatan ini selaras dengan tema orasi yang dibawakan oleh Ketua Umum Green Campus Community periode 2023 pada kegiatan Musyawarah Besar III yang diadakan di awal tahun.

Orasi ini selanjutnya digaungkan oleh Ketua Umum Green Campus Community periode 2024, Difa Mahendra, dengan tag line “Realisasi, Kolaborasi, dan Eksistensi” mampu menghadirkan semangat dan harapan baru dalam melaksanakan aksi penyelamatan bumi dengan ide dan inovasi hijau yang berkelanjutan. Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 dihadiri oleh para tamu undangan yang terdiri dari, Demisioner Green Campus Community Periode 2023, Perwakilan dari Para Ormawa Universitas Ahmad Dahlan, dan Bapak Okka Adiyanto S.T.P.,M.Sc.,Ph.D selaku Pembina Green Campus Community.

Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 berlangsung khidmat. Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Green Campus Community sebelumnya, yakni Siti Amaliana Utari dan Isna Maulida Jayanti turut berpartisipasi dalam prosesi pelantikan pengurus baru. Siti Amaliana Utari mengatakan bahwa, “Pengurus baru yang kami lantik berjumlah tiga puluh orang, dengan wajah wajah baru, semangat yang masih membara. Harapannya, semakin banyak ide yang mampu terealisasikan dengan baik dan berkelanjutan.” Pengurus Green Campus Community periode 2024 yang berjumlah 30 pengurus, berasal dari berbagai jurusan dan fakultas yang ada di Universitas Ahmad Dahlan. Perbedaan inilah yang mampu menciptakan kolaborasi, eksistensi, dan realisasi yang berkelanjutan dalam kepengurusan Green Campus Community periode 2024.

Kegiatan Pelantikan Pengurus Green Campus Community periode 2024 ditutup dengan foto bersama dan mini diskusi terkait keberlanjutan dan pembaharuan dari program kerja Green Campus Community periode 2024 ini.

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

MAHASISWA UPNVY PINDAH KE UAD?

MAHASISWA UPNVY PINDAH KE UAD?

Pada Ahad, 11/12 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan GCC UAD telah mengadakan Studi Banding Bersama Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY. Studi banding ini memberikan kesempatan kepada pengurus Green Campus Community untuk menjalin hubungan baik dengan pengurus Society of Renewable Energy (SRE) UPNVY.  Acara ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan dengan tema “Eco Leadership; Sharing Together Grow Stronger.” Acara ini digelar dengan konsep Focus Group Discussion dengan menggabungkan divisi dan departemen yang selaras sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Acara ini dimulai dengan pemaparan program kerja dari SRE UPNVY dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari GCC UAD. Setelah masing-masing menyampaikan program kerjanya, dilanjutkan dnegan diskusi antar divisi dan departemen yang selaras dengan metode Focus Group Discussion. SRE memiliki 7 departemen, yaitu Executive Director, Implementation and Innovation, Academic, Human Resource Development, Public relation, Creative Multimedia, dan Marketing. Sedangkan GCC UAD memiliki 7 divisi, yaitu Pengurus Harian, Internal, Eksternal, Kewirausahaan, Pelatihan dan Pengabdian, Riset dan Keilmuan, serta Media dan Publikasi. Untuk divisi dan departemen yang selaras, yakni:

  1. Executive Director dengan Pengurus Harian
  2. Implementation and Innovation dengan Pelatihan dan Pengabdian
  3. Academic dengan Riset dan Keilmuan
  4. Human Resource Development dengan Internal
  5. Public relation dengan Eksternal
  6. Creative Multimedia dan Marketing dengan Media dan Publikasi
  7. Executive Director (Finance) dengan Kewirausahaan

Diskusi antar divisi dan departemen dilakukan secara terpisah membentuk kelompok-kelompok kecil sehingga lebih nyaman untuk berdiskusi serta dapat lebih saling mengenal satu sama lain. Pada diskusi ini masing-masing anggota divisi bergantian untuk bertanya dan berbagi pengalaman selama menjadi pengurus, seperti program kerja yang telah terlaksana serta program kerja yang akan dilaksanakan.

Setelah pemaparan program kerja dan diskusi antar divisi, seluruh peserta studi banding dipandu untuk kegiatan ice breaking untuk menambah keseruan acara studi banding. Permainan yang ada di ice breaking ini berhasil membuat pengurus GCC UAD dan SRE UPNVY menjadi lebih akrab.

Diadakannya Studi Banding ini dengan tujuan sebagai bahan kajian dan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan, mendukung kemajuan dalam menjalankan tugas dan kepengurusan, serta untuk mengevaluasi bagaimana kedua komunitas ini beradaptasi dengan perubahan lingkungan, mengelola sampah, dan mengedukasi mahasiswa lain untuk mencintai bumi.

“Studi Banding ini diharapkan kedepannya kita dapat berkontribusi dan saling bersinergi untuk menyebarluaskan dan mengupayakan keberlangsungan Green kampus,” Ketua Umum Green Campus Community, Siti Amaliana Utari dalam sambutannya.  Setelah diadakannya Studi Banding ini diharapkan dapat menjalin silturahmi antar komunitas dan dapat mengadakan kerja sama di kemudian hari.

 

Penulis:

Mutiara Husna

Sekretaris Panitia Studi Banding

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

GCC UAD ajak masyarakat dusun Pakwungu olah limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromatik

GCC UAD ajak masyarakat dusun Pakwungu olah limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromatik

Pada Sabtu, 11/4 2023, Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta GCC UAD telah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Padukuhan Pakwungu, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus Gunungkidul. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini merupakan program kerja Divisi Pelatihan dan Pengabdian dengan mengangkat Tema Kreativitas Ramah Lingkungan : Lilin Aromatik Dari Minyak Jelantah.  Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Desa dan Ibu-Ibu PKK Padukuhan Pakwungu. Ini merupakan Program Keberlanjutan GCC UAD kepada dusun Pakwungu yang merupakan mitra dari GCC UAD.

Bapak Rahmanto, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dukuh Pakwungu, mengungkapkan rasa berterimakasih kepada GCC UAD atas pelaksanaan kegiatan Pelatihan dan Pengolahan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi di Padukuhan Pakwungu. Besar harapan beliau agar program ini dapat memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Minyak Jelantah yang cukup banyak di Padukuhan Pakwungu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak, namun melalui inovasi dari pelatihan ini diharapkan minyak jelantah di desa pakwungu dapat diolah sebaik mungkin dan memiliki nilai ekonomis tinggi.

Pelatihan ini dilakukan dengan bimbingan dari mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan lilin aromaterapi melibatkan Minyak Jelantah yang telah melalui proses penyaringan dan klarifikasi dengan bahan kimia, parafin, pewarna, sumbu lilin, dan minyak aromaterapi. Sementara itu, alat-alat yang digunakan mencakup panci kecil, kompor, dan alat takar. Antusiasme peserta pelatihan sangat tinggi, dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai cara memperoleh bahan-bahan untuk pembuatan lilin. Acara ini berlangsung dari pukul 8.00 hingga 11.00 dengan lancar dan sukses. Lilin hasil produksi kemudian diberi nama “LINARA Lilin Aromaterapi”.

 

Penulis :

Angga Sitepu

Sekretaris Divisi Pelatihan dan Pengabdian

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

GCC UAD ajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk sadar dan peduli terhadap lingkungan melalui seminar lingkungan nasional.

GCC UAD ajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk sadar dan peduli terhadap lingkungan melalui seminar lingkungan nasional.

(29/10) Sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, Divisi Riset dan Keilmuan Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Lingkungan tingkat Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 2023 secara offline dan online di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Seminar Lingkungan yang diadakan Green Campus Community merupakan realisasi dari salah satu program kerja Divisi Riset dan Keilmuan. Seminar Lingkungan yang diadakan oleh Green Campus Community ini menghadirkan 3 (Tiga) pemateri hebat yang ahli dibidang lingkungan serta dihadiri kurang lebih 200 mahasiswa/mahasiwi di Indonesia secara offline maupun online.

Pada acara Seminar Lingkungan Nasional ini, kami mengangkat tema “Mahasiswa dan Kesadaran Lingkungan : Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan” yang mana memiliki makna bahwa sebagai mahasiswa generasi muda, kita harus sadar dan ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan.

Rangkaian acara Seminar Lingkungan Nasional ini dibuka dengan diawali pembukaan oleh master of ceremony yang selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Oktaviani Nur Istiqomah selaku Ketua Pelaksana, Siti Amaliana Utari selaku Ketua Umum GCC UAD, Bapak Okka Adiyanto, S.T.P.,M.Sc. selaku Pembina GCC UAD serta Bapak Dr. Caraka Putra Bakti, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan BIMAWA UAD.

Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi dari 3 pemateri yang dipandu oleh saudari Dyah Ayu Regita Putri selaku moderator pada acara ini. Sesi penyampaian materi diawali dengan pemaparan dari Bapak Rudi Suharta, S.IP., M.M. selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Bantul yang menyampaikan mengenai kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Kabupaten Bantul. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi dari Ibu Dedi Wijayanti, S.Pd., M.Hum. yang merupakan Dosen PBSI UAD dan penggiat lingkungan yang menyapaikan materi terkait pengelolaan sampah berbasis sumber untuk mendukung Gerakan Bantul Bersama serta dilanjutkan penyampaian materi dari Rena Selvia yang merupakan Duta Lingkungan Universitas Islam Negeri Wali Songo, Semarang yang menyampaikan materi terkait peran generasi muda sebagai agent of change dalam pelestarian lingkungan.

Setelah sesi penyampaian materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pengumuman pemenang lomba video reels tingkat Provinsi DIY yang sebelumnya telah diadakan sejak pertengahan bulan September. Kemudian untuk menandakan acara telah selesai tidak lupa ditutup dengan sesi foto bersama dan pengucapan salam penutup.

Dengan berakhirnya acara Seminar Lingkungan Nasional ini, diharapkan mahasiswa yang mengikuti acara ini semakin peduli terhadap lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan. Segenap panitia penyelenggara acara Seminar Lingkungan Nasional GCC UAD juga berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan lagi ditahun-tahun berikutnya dengan berbagai macam topik yang dibahas.

 

Penulis:

Oktaviani Nur Istikomah

Ketua Panitia Pelaksana Acara

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Green Campus Community Bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan Menyalurkan Donasi Air Bersih Melalui Lazismu Bantul di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul.

Green Campus Community Bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan Menyalurkan Donasi Air Bersih Melalui Lazismu Bantul di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul.

Bencana kekeringan akibat perubahan iklim yang cukup drastis mengubah cuaca di Indonesia. Perubahan cuaca inilah yang mengakibatkan hujan tidak kunjung turun sehingga ketersediaan air bersih menjadi minim. Ketersediaan air bersih yang minim menjadi bencana kekeringan yang dialami oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya, Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul. Bencana kekeringan menimbulkan dampak masalah yang lebih serius. Karena air adalah sumber utama kehidupan bagi masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada hari Sabtu, 14 Oktober 2023, Green Campus Community bersama BEM Universitas Ahmad Dahlan menyalurkan donasi air bersih melalui Lazismu Bantul, di Desa Geger, Seloharjo, Pundong, Bantul. Dropping air ini merupakan respon kami terkait bencana kekeringan bantul, di Desa geger ini terdapat kurang lebih 90 rumah dan sekitar 130 an KK, yang setiap harinya memerlukan 4 tangki air bersih.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rendi Herinarso, selaku Presiden Mahasiswa BEM Universitas Ahmad Dahlan, Dwi Herdila Cahyani Putri segenap staff BEM Universitas Ahmad Dahlan, Siti Amaliana Utari, selaku Ketua Green Campus Community, dan Donasi air bersih diperoleh Green Campus Community dan BEM Universitas Ahmad Dahlan melalui aksi Dahlan Muda Environmental Action dengan gerakan pemilahan sampah yang bertanggung jawab bersama Tim Warrior Waste selama Program Pengenalan Kampus (P2K UAD). Lalu GCC UAD melaksanakan penggalangan donasi sedekah air selama 2 minggu. Penggalangan donasi air yang melebihi jumlah perkiraan karena antusiasme donatur, yang akhirnya dana donasi sedekah air turut dialokasikan ke pembuatan sumur BOR yang tujuannya untuk dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi masyarakat setempat.

Menurut penuturan Siti Amaliana Utari, selaku Ketua Umum Green Campus Community periode 2023 mengatakan bahawa “Adanya kegiatan donasi air membuka hati dan jiwa kita untuk berusaha tidak melakukan pemborosan air di masa kekeringan ini. Karena di wilayah lain, ternyata ada begitu banyak masyarakat yang membutuhkan air, semoga sedikit yang dapat kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Geger.”

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Dalam Memperingati Hari Clean Up Day Green Campus Community Melaksanakan Agenda Earth Love di Pantai Kwaru, Bantul

Dalam Memperingati Hari Clean Up Day Green Campus Community Melaksanakan Agenda Earth Love di Pantai Kwaru, Bantul.

Pada Sabtu (23/9) 2023 Green Campus Community telah melaksanakan kegiatan pembersihan pantai sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan terutama di Kawasan Pantai. Kegiatan ini melibatkan sepuluh Pengurus dan anggota dari Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan. Pembersihan pantai ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya permasalahan sampah di sepanjang pantai. Para Pengurus dan Anggota Green Campus Community bersatu untuk membersihkan pantai dan mengumpulkan sampah yang tersebar di sekitar area Pantai Kwaru. Dalam kegiatan ini ada terdapat Kerjasama antara beberapa divisi yang terdapat dalam Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan yaitu Divisi Pelatihan dan Pengabdian dengan Divisi Internal.

Sebelum Kegiatan dimulai dilaksanakan briefing terlebih dahulu yang di pimpin oleh Mohammad Kukuh Santoso sebagai Ketua dari Panitia Pelaksana dan Lusy Shafira Handayani sebagai perwakilan dari Divisi Internal, adapun maksud dan tujuan di lakukan briefing terlebih dahulu supaya dapat memberitahu Kawasan mana saja yang akan di bersihkan oleh seluruh peserta kegiatan. Setelah briefing selesai maka dilanjutkan dengan acara inti yaitu membersihkan sampah yang berada di Kawasan Pantai. Antusias dan semangat semua peserta sangat baik dan bersemangat dalam melakukan kegiatan ini setelah melakukan acara inti yaitu membersihkan sampah, Divisi Internal memberikan hadiah kepada peserta yang dapat mengumpulkan sampah terbanyak dan semangat yang tinggi.

Di Kawasan Pantai Kwaru banyak terdapat sampah karena Pantai Kwaru ini belum terkelola dengan baik sehingga  menimbulkan banyak sampah terutama sampah plastik dimana sampah ini memang terkenal sulit terurai dan dapat mengganggu ekosistem laut. Secara Negara Indonesia memiliki Kawasan Laut yang luas dan terdapat banyak sumber daya alam yang sangat baik dan melimpah. Green Campus Community merencanakan kegiatan earthlove ini secara rutin sebagai bagian dari Program Kerja beserta komitmen mereka untuk berkontribusi dalam melestarikan lingkungan.

Agenda ini ditutup dengan dokumentasi bersama.

 

Penulis:

Angga Sitepu

Sekretaris Divisi Pelatihan dan Pengabdian

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

 

Partisipasi Aktif dari Green Campus Community dalam Keikutsertaan Kegiatan Dahlan Muda Expo#2 di Universitas Ahmad Dahlan

Partisipasi Aktif dari Green Campus Community dalam Keikutsertaan Kegiatan Dahlan Muda Expo#2 di Universitas Ahmad Dahlan

“Halo, Dahlan Muda!”
Kalimat di atas pasti akan sering terdengar menjelang P2K UAD atau saat masa pengenalan kampus. Salah satu tujuan dan fungsi dari P2K UAD adalah mengenalkan Universitas Ahmad Dahlan kepada mahasiswa baru.

Realisasi dari pengenalan Universitas kepada mahasiswa baru, terlihat pada serangkaian kegiatan P2K UAD 2023, seperti adanya Hari Bimawa, Hari Program Studi, Hari Fakultas, Hari Masta, dan Hari UKM serta Komunitas.

Green Campus Community sebagai salah satu komunitas yang ada di Universitas Ahmad Dahlan turut hadir dan memeriahkan kegiatan Dahlan Muda Expo #2 yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa dan mahasiswi baru dari berbagai program studi dan fakultas. Dahlan Muda Expo berlangsung selama satu hari, yakni pada hari Ahad, 24 September 2023 di Kampus 4 UAD.

           

Sebagai sebuah komunitas yang bergerak dalam pelestarian lingkungan, Green Campus Community menunjukkan eksistensinya melalui Dahlan Muda Expo #2 dengan mengajak secara masif kepada mahasiswa dan mahasiswi baru yang tertarik dengan dunia alam dan pelestarian lingkungan untuk bergabung bersama Green Campus Community.

Adapun yang Green Campus Community display dalam kegiatan Dahlan Muda Expo #2 adalah sebagai berikut:

1. Tas belanja
2. Tumbler GCC
3. Stiker gratis
4. Brosur lomba reels Seminar Lingkungan
5. Brosur GCC
6. Polaroid foto-foto kegiatan

Suasana di Stand GCC terasa antusias karena para pengunjung ingin mengetahui lebih banyak mengenai Green Campus Community.

Harapannya adalah, melalui kegiatan Dahlan Muda Expo #2 , eksistensi Green Campus Community semakin diketahui oleh mahasiswa baru dan kegiatan ini dapat menjadi sarana mengenalkan serta mengedukasi kepada khalayak publik terkait perlunya pelestarian lingkungan dan pentingnya sebuah kampus memiliki komunitas atau ukm yang bergerak secara nyata dalam pelestarian lingkungan.

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal GCC UAD 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Universitas Ahmad Dahlan Mengirimkan Dua Delegasi dalam Kegiatan Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting (NSLSM) 2023

Universitas Ahmad Dahlan Mengirimkan Dua Delegasi dalam Kegiatan Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting

Yogyakarta, (11/9) 2023 – Universitas Ahmad Dahlan dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam acara “Nasional Student Leaders on Sustainability Meeting” yang diselenggarakan oleh UI Green Metric di Universitas Padjajaran. Acara ini mengangkat tema penting, yaitu “Ekonomi Sirkuler,” dan menjadi ajang pertemuan bagi 74 peserta dari 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 4 hingga 6 September 2023.

Hari pertama dimulai dengan acara sambutan dan makan malam yang hangat di mana peserta mengenakan pakaian adat dari daerah asal mereka, guna menciptakan pembukaan yang meriah.

Hari kedua menjadi sorotan utama acara dengan beragam materi yang disampaikan, beberapa diantaranya: Penjelasan mengenai peringkat universitas dalam UI Green Metric, kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), serta pengenalan konsep metrologi. Selanjutnya mendalami konsep Ekonomi Sirkuler, termasuk sejarah perkembangan dan dampak dari Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, polusi, dan keanekaragaman hayati. Selain itu, dibahas juga peran ilmu ekonomi dalam menggali sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia, serta transformasi keberlanjutan. Dilanjutkan dengan penerapan ekonomi sirkuler di Universitas Padjadjaran berupa Diskusi tentang upaya penerapan UI Green Metric di lingkungan Universitas Padjajaran. Lalu membahas mengenai penerapan Ekonomi Sirkuler dalam dunia profesional, membahas teknologi termasuk perubahan berani dan adaptasi terhadap teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI). Materi terakhir, membahas tentang penerapan Ekonomi Sirkuler dalam bisnis, dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi untuk menciptakan produk yang aman dan memberikan edukasi mengenai pentingnya bahan alami agar tidak menimbulkan dampak negatif di masa depan.

Hari kedua diisi dengan diskusi dengan pembagian kelompok dan presentasi perwakilan kelompok, serta diskusi mengenai penerapan Ekonomi Sirkuler di kampus masing-masing hingga menciptakan ide inovasi dalam menyelesaikan masalah untuk materi presentasi.

Hari ketiga, peserta diajak untuk menjelajahi ekosistem di kampus Universitas Padjajaran, termasuk Arboretum yang telah ada selama hampir 28 tahun dan memiliki sumber mata air. Peserta juga dapat mengamati tumbuhan khas Jawa seperti Siputri, Saninten, dan Kwijan. Ekosistem ini memberikan peluang bagi penelitian dan riset yang beragam.   

Acara dilanjutkan dengan studi tour menggunakan bis kampus melewati berbagai fasilitas penting di Universitas Padjajaran, termasuk Fakultas Kedokteran, Perpustakaan Pusat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta menghampiri Gedung Rektorat.

Salah satu delegasi dari Universitas Ahmad Dahlan, Exan Nudin berpendapat bahwa kegiatan ini sangat luar biasa karena memberikan kesempatan belajar bersama tentang pentingnya Ekonomi Sirkuler dalam mencapai tujuan keberlanjutan, baik dalam lingkungan kampus maupun Indonesia yang hijau dan berkelanjutan.

Acara ini telah memberikan wawasan berharga tentang keberlanjutan dan pentingnya Ekonomi Sirkuler bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Universitas Ahmad Dahlan berharap untuk terus berkontribusi dalam memajukan isu-isu penting ini.

UI Green Metric berharap bahwa kegiatan ini telah memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai Ekonomi Sirkuler dan mendorong kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami berterima kasih kepada semua peserta yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.

 

Penulis:

Exan Nudin

Anggota Green Campus Community

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Ormawa Green Campus Community Turut Membersamai Tim PPKO dalam Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket yang diadakan di Kalurahan Caturharjo, Pandak, Bantul

Green Campus Community Turut Membersamai Tim PPKO GCC UAD dalam Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket yang diadakan di Kalurahan Caturharjo, Pandak, Bantul.

Pada hari Jumat (9/1) 2023, Tim PPKO GCC menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket. Kegiatan ini adalah keberlanjutan dari sosialisasi dan koordinasi dalam pengelolaan sampah,  sebagai inovasi dari Tim arang briket sudah direncanakan dan didiskusikan  dengan Kepala desa Caturharjo beserta warga desa Caturharjo.

Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket menyasar para kader sampah desa Caturharjo dihadiri oleh Lurah dan warga Caturharjo, serta mahasiswa KKN. Ketua Tim PPKO GCC, Ancas Muftin Hanifa, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar dapat menjadikan sarana bagi TIM PPKO GCC, sebagai wadah penyebaran ilmu dan inovasi pembuatan arang briket dari olahan sampah organik yang dapat memberi dampak terhadap sektor ekonomi masyarakat desa setempat.

Lebih lanjut, dalam mempersiapkan serangkaian kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket, di hari sebelumnya, pada hari Kamis (31/8) 2023, Divisi Produksi dari Tim PPKO GCC dan Volunteer PPKO GCC  mengupayakan kegiatan Persiapan Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket. “Persiapan yang kami upayakan ini  bertujuan untuk mengoptimalkan prosedur pembuatan arang briket yang nantinya akan ditampilkan di hadapan warga dan tamu undangan pada acara sosialisasi.” ujar Ariq, salah satu Volunteer PPKO GCC dalam keterangannya mengenai Sosialisasi dan Demonstrasi Arang Briket.

Kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi berlangsung antusias, para kader sampah yang terdiri atas bapak-bapak dan ibu-ibu sangat tertarik dengan inovasi pengelolaan sampah organik menjadi arang briket yang diinisiasi oleh Tim PPKO GCC.

Adanya kegiatan ini selaras dengan visi misi Green Campus Community yang berfokus pada pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Sebab itulah, Green Campus Community selaku Ormawa mendukung penuh kegiatan PPKO, serta turut menerjunkan beberapa volunteer dari Green Campus Community guna mendukung kegiatan PPKO GCC.

Akhirnya acara ini ditutup dengan dokumentasi bersama masyarakat desa caturharjo dan mahasiswa KKN.

 

Penulis:

Isna Maulida Jayanti

Sekretaris Jenderal 2023

Green Campus Community, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

 

FGD, Agenda Rutin GCC UAD dengan tema “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?!!”

Pada Jum’at malam (11/8), Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan (GCC UAD) telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan judul pembahasan, “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang bertempat di “Joglo den Baguse: kedai kopi & angkringan”, yakni sebuah tempat di Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sebelumnya bernama “Termangu Space & Bar”. Kegiatan FGD ini, dilakukan oleh para pengurus dan anggota GCC UAD 2023, den gan jumlah 14 orang.

Kegiatan FGD ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan dibuka oleh moderator sembari mempersilakan pemateri untuk memulai FGD. Kegiatan FGD dimulai dengan memaparkan file powerpoint dengan judul “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang kemudian melalui powerpoint yang dibagikan slide per slide, sang pemateri menjelaskan mengenai krisis sampah yang terjadi akhir-akhir ini, terutama mengenai fenomena tentang gunungan sampah yang mulai bermunculan di beberapa wilayah yang ada di Yogyakarta, mengingat pemerintah daerah setempat telah menutup sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Yogyakarta.

Setelah powerpoint tersebut selesai dipaparkan, kemudian pemateri mempersilakan para pengurus dan anggota untuk mulai berdiskusi mengenai permasalahan sampah tersebut. Selama diskusi berlangsung, ada yang mengajukan pertanyaan, ada yang berpendapat, ada yang mengkritik, ada juga yang memberikan saran. Di antaranya, ada yang menceritakan dampak yang dialami setelah adanya penutupan TPA Piyungan, seperti banyaknya sampah yang tak terurus, dan perubahan gaya hidup, seperti menggunakan totebag untuk berbelanja, atau bila terpaksa menerima kantong plastik dari penjual, maka kantong plastik tersebut disimpan untuk bisa digunakan kembali. Ada juga yang bertanya tentang pemilahan sampah, seperti sampah pasir kucing sekali pakai itu termasuk jenis sampah yang mana, sehingga sebagai jawaban sementara, perlu dilihat dulu itu pasir jenis apa, karena beragamnya jenis-jenis pasir kucing, dan untuk selanjutnya, GCC akan mempelajarinya lebih lanjut.

Sebelum diakhiri, ada juga yang menyampaikan pesan, bahwa untuk mengingatkan masyarakat tentang peduli sampah, seharusnya bukan hanya sekedar melalui seminar, forum, atau semacamnya mengenai go green, tapi juga ada aksi nyata pengabdian masyarakat untuk sadar akan pentingnya menanggulangi sampah. Setelah FGD selesai, pemateri mengakhirinya dan mempersilakan moderator untuk menutup kegiatan tersebut. Setelah selesai, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

cc

Kegiatan FGD ini merupakan program yang telah direncanakan oleh GCC UAD, di mana FGD sendiri merupakan program yang direncanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai masalah lingkungan dan kondisi kampus, serta mencari solusi dari penyelesaian masalah lingkungan yang dibahas. Selain itu, diharapkan kegiatan FGD ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pemateri FGD, Purwanti (Mahasiswa Teknologi Pangan angkatan 2021), menutup kegiatan ini dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk semakin peduli terhadap lingkungan, terutama mengenai pentingnya penanggulangan sampah.

 

Penulis:

Ahmad Sofhal Jamil

Moderator Focus Group Discussion

Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2023