FGD, Agenda Rutin GCC UAD dengan tema “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?!!”

Pada Jum’at malam (11/8), Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan (GCC UAD) telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan judul pembahasan, “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang bertempat di “Joglo den Baguse: kedai kopi & angkringan”, yakni sebuah tempat di Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sebelumnya bernama “Termangu Space & Bar”. Kegiatan FGD ini, dilakukan oleh para pengurus dan anggota GCC UAD 2023, den gan jumlah 14 orang.

Kegiatan FGD ini dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan dibuka oleh moderator sembari mempersilakan pemateri untuk memulai FGD. Kegiatan FGD dimulai dengan memaparkan file powerpoint dengan judul “Ketika Dunia Lenyap oleh Sampah?”, yang kemudian melalui powerpoint yang dibagikan slide per slide, sang pemateri menjelaskan mengenai krisis sampah yang terjadi akhir-akhir ini, terutama mengenai fenomena tentang gunungan sampah yang mulai bermunculan di beberapa wilayah yang ada di Yogyakarta, mengingat pemerintah daerah setempat telah menutup sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Yogyakarta.

Setelah powerpoint tersebut selesai dipaparkan, kemudian pemateri mempersilakan para pengurus dan anggota untuk mulai berdiskusi mengenai permasalahan sampah tersebut. Selama diskusi berlangsung, ada yang mengajukan pertanyaan, ada yang berpendapat, ada yang mengkritik, ada juga yang memberikan saran. Di antaranya, ada yang menceritakan dampak yang dialami setelah adanya penutupan TPA Piyungan, seperti banyaknya sampah yang tak terurus, dan perubahan gaya hidup, seperti menggunakan totebag untuk berbelanja, atau bila terpaksa menerima kantong plastik dari penjual, maka kantong plastik tersebut disimpan untuk bisa digunakan kembali. Ada juga yang bertanya tentang pemilahan sampah, seperti sampah pasir kucing sekali pakai itu termasuk jenis sampah yang mana, sehingga sebagai jawaban sementara, perlu dilihat dulu itu pasir jenis apa, karena beragamnya jenis-jenis pasir kucing, dan untuk selanjutnya, GCC akan mempelajarinya lebih lanjut.

Sebelum diakhiri, ada juga yang menyampaikan pesan, bahwa untuk mengingatkan masyarakat tentang peduli sampah, seharusnya bukan hanya sekedar melalui seminar, forum, atau semacamnya mengenai go green, tapi juga ada aksi nyata pengabdian masyarakat untuk sadar akan pentingnya menanggulangi sampah. Setelah FGD selesai, pemateri mengakhirinya dan mempersilakan moderator untuk menutup kegiatan tersebut. Setelah selesai, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

cc

Kegiatan FGD ini merupakan program yang telah direncanakan oleh GCC UAD, di mana FGD sendiri merupakan program yang direncanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai masalah lingkungan dan kondisi kampus, serta mencari solusi dari penyelesaian masalah lingkungan yang dibahas. Selain itu, diharapkan kegiatan FGD ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pemateri FGD, Purwanti (Mahasiswa Teknologi Pangan angkatan 2021), menutup kegiatan ini dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk semakin peduli terhadap lingkungan, terutama mengenai pentingnya penanggulangan sampah.

 

Penulis:

Ahmad Sofhal Jamil

Moderator Focus Group Discussion

Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2023

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *